Akurat

Anjing Peliharaan 'Selamatkan' Perempuan yang Hampir Tewas Akibat Gigitan Kucing Rabies di Turki

Kumoro Damarjati | 25 Oktober 2025, 09:02 WIB
Anjing Peliharaan 'Selamatkan' Perempuan yang Hampir Tewas Akibat Gigitan Kucing Rabies di Turki

 

AKURAT.CO Seorang ibu asal Inggris nyaris kehilangan nyawanya akibat gigitan kucing liar saat berlibur di Turki. Nyawanya selamat berkat dua anjing peliharaannya yang bertingkah aneh hingga membuatnya segera mencari pertolongan medis.

Chloe Kelly (44), seorang penata rambut, digigit kucing saat makan malam di restoran hotel bintang lima pada hari terakhir liburannya bersama sang putri. Awalnya ia mengira luka di tumitnya tidak terlalu serius dan hanya berencana mendapatkan suntikan tetanus setelah kembali ke Inggris.

Namun sesampainya di rumah di Devon, dua anjingnya — Zeus dan Bronson — terus-menerus mencium dan menggonggongi lukanya, seolah mencoba memberi peringatan.

“Mereka tidak berhenti mengendus dan tampak gelisah. Saya merasa mereka sedang mencoba memberitahu sesuatu,” ujar Chloe kepada media lokal.

Karena merasa curiga, Chloe memutuskan menelepon layanan darurat 111. Petugas yang menerima panggilan langsung memintanya segera ke unit gawat darurat (A&E).

Sesampainya di Rumah Sakit Royal Devon and Exeter, dokter menemukan tanda-tanda infeksi serius. Hasil pemeriksaan darah mengonfirmasi bahwa Chloe positif rabies — penyakit mematikan yang biasanya menular lewat gigitan hewan.

Pihak rumah sakit kemudian meminta vaksin rabies darurat dikirim dari Northampton, satu-satunya lokasi yang memiliki stok vaksin tersebut di Inggris.

“Saya benar-benar terkejut. Saya tidak tahu penyakit ini bisa secepat itu membunuh,” kata Chloe. “Kalau bukan karena anjing-anjing saya, saya tidak akan selamat.”

Menurut dokter, penanganan rabies harus dilakukan dalam waktu 24 jam setelah gigitan. Chloe baru menerima vaksin setelah 26 jam, membuat peluang hidupnya sangat kecil.

“Saya membaca bahwa hanya sembilan orang di dunia yang pernah selamat setelah melewati batas waktu 24 jam. Saya sangat beruntung,” ujarnya.

Chloe menduga posisinya digigit di tumit membuat virus lebih lama menjalar ke otak. “Kalau gigitannya di tangan, mungkin saya sudah tidak ada,” tambahnya.

Kini, Chloe telah pulih sepenuhnya dan menganggap Zeus dan Bronson sebagai “pahlawan sejati” yang menyelamatkan nyawanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.