Akurat

Gaya Satire Hillary Clinton Menantang Trump 'Menaklukkan' Putin

Kumoro Damarjati | 16 Agustus 2025, 21:33 WIB
Gaya Satire Hillary Clinton Menantang Trump 'Menaklukkan' Putin


AKURAT.CO Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, buka suara soal langkah kontroversial Donald Trump yang bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska. Dalam sebuah podcast pada Jumat lalu, secara satire, Clinton mengatakan akan memberi penghargaan jika Trump bisa membawa hasil konkret dari pertemuan tersebut.

Clinton menegaskan, jika Trump berhasil menghentikan perang Rusia-Ukraina tanpa membuat Kyiv menyerahkan wilayahnya ke Moskow, itu akan menjadi capaian besar.

“Sejujurnya, jika ia dapat mengakhiri perang yang mengerikan ini, di mana Putin adalah agresor, menyerang negara tetangga, mencoba mengubah perbatasan — dan ia bisa melakukannya tanpa menempatkan Ukraina pada posisi harus menyerahkan wilayah, maka saya akan mencalonkannya untuk Hadiah Nobel Perdamaian,” kata Clinton.

Karena Hillary notabene adalah lawan politik Trump, ucapan ini tentu bisa dimaknai sebagai tantangan satire, karena menganggapnya terlalu mustahil dicapai Trump.

Syarat Damai yang Diusulkan Clinton

Clinton menjelaskan bahwa sebuah perjanjian damai yang adil seharusnya memuat beberapa hal penting yakni adanya gencatan senjata nyata, tidak ada pertukaran wilayah, dan Rusia harus menarik diri dari wilayah Ukraina yang direbutnya dalam jangka waktu tertentu.

Menurut Clinton, jika syarat-syarat itu terpenuhi, maka langkah Trump bisa dianggap sebagai upaya melawan Putin secara langsung — sesuatu yang, kata dia, belum terlihat sebelumnya.

Trump Balas Komentar Clinton

Menariknya, Trump merespons komentar Clinton dengan nada positif. “Itu ucapan yang sangat baik. Saya mungkin harus mulai menyukainya lagi,” kata mantan Presiden AS tersebut.

Pernyataan Clinton menjadi sorotan karena biasanya ia dikenal sebagai salah satu kritikus keras Trump. Namun, kali ini ia memberi peluang untuk mengapresiasi Trump, asalkan pertemuannya dengan Putin benar-benar menghasilkan perdamaian yang adil bagi Ukraina.

Clinton menutup pernyataannya dengan nada optimistis. Menurutnya, jika Trump berhasil melawan dominasi Putin, dampaknya bukan hanya untuk Ukraina dan rakyatnya yang berani, tetapi juga demi keamanan global dan kepentingan Amerika Serikat sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.