Perang Tarif China-AS Memanas, Xi Jinping Minta Uni Eropa Berdiri di Sisi Perdagangan Bebas

AKURAT.CO Presiden China Xi Jinping menyerukan agar China dan Uni Eropa bersatu dalam menjaga semangat globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas, di tengah meningkatnya tensi perang tarif antara China dan Amerika Serikat.
Hal ini disampaikan Xi saat bertemu Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez di Wisma Negara Diaoyutai, Beijing, Jumat (11/4/2025).
“China dan UE menyumbang lebih dari sepertiga ekonomi global. Kita memiliki hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dan harus bersama-sama melawan tindakan sepihak dan tekanan ekonomi,” ujar Xi seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri China, Sabtu (12/4/2025).
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Menteri Luar Negeri China Wang Yi itu, Xi menegaskan bahwa China tidak takut terhadap perlakuan ekonomi yang tidak adil.
“Perang tarif tidak akan melahirkan pemenang. China akan tetap tenang, percaya diri, dan fokus mengelola urusannya sendiri,” tegasnya.
Presiden Xi menyebut Uni Eropa sebagai salah satu kutub penting dalam dunia multipolar.
Menurutnya, kedua pihak harus menjaga kemitraan strategis yang saling menghormati dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Menandai 50 tahun hubungan diplomatik China-Uni Eropa, Xi juga mengajak UE untuk memperkuat stabilitas strategis demi keuntungan bersama masyarakat global.
Ia menekankan pentingnya merayakan pencapaian masa lalu dan membuka lembaran baru dalam kerja sama masa depan.
Khusus soal hubungan bilateral dengan Spanyol, Xi mengungkapkan bahwa dinamika global yang semakin tidak menentu menuntut kerja sama yang erat dan stabil.
Ia menyampaikan kesiapan China membangun kemitraan strategis yang lebih solid dengan Spanyol, termasuk memperluas kolaborasi di bidang energi terbarukan, teknologi tinggi, dan pembangunan kota pintar.
Mengutip pepatah Tiongkok, Xi berkata, “Arahkan pandanganmu jauh ke bentang alam yang luas.”
Ia menekankan pentingnya fondasi kepercayaan dan saling menghormati, terutama dalam isu-isu sensitif seperti kedaulatan dan integritas wilayah.
Sementara itu, PM Pedro Sánchez menyatakan komitmen Spanyol dalam menjaga hubungan kuat dengan China, termasuk dukungan terhadap kebijakan "Satu China".
Ia juga menyampaikan keinginan Spanyol untuk meningkatkan kolaborasi di bidang perdagangan, investasi, inovasi teknologi, pendidikan, dan pariwisata.
“China adalah mitra penting Uni Eropa. Spanyol mendukung hubungan UE-China yang stabil dan menolak tarif sepihak. Kami ingin memperkuat kerja sama untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan pengentasan kemiskinan,” ujar Sánchez.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










