Akurat

Survei Pilpres AS, Kamala Harris Unggul dari Trump di Beberapa Tempat

Eko Krisyanto | 4 November 2024, 18:31 WIB
Survei Pilpres AS, Kamala Harris Unggul dari Trump di Beberapa Tempat

AKURAT.CO Survei yang dilakukan Morning Consult mengungkapkan bahwa Kamala Harris, calon Presiden AS Partai Demokrat, berhasil unggul atas pesaingnya yakni Mantan Presiden Donald Trump yang berasal dari Partai Republik di enam dari tujuh negara bagian penting dalam Pilpres AS 2024.

Berdasarkan data survei tersebut, Harris memiliki keunggulan 7 persen atas Trump di Nevada (52 persen melawan 45 persen); unggul 5 persen di Pennsylvania; 3 persen di Arizona, Michigan, dan Wisconsin; serta 2 persen di Carolina Utara. Keenam negara bagian ini sering disebut sebagai swing states atau wilayah perebutan paling ketat bagi calon presiden AS karena partai pemenang di daerah-daerah ini kerap berubah-ubah pada setiap pemilu.

Baca Juga: Heboh! Unggahan Kebencian Donald Trump pada Taylor Swift di Truth Social Usai Sang Artis Beberkan Dukung Kamala Harris

Secara keseluruhan, Harris memimpin tipis dengan perolehan 48 persen dibandingkan Trump yang meraih 47 persen di negara-negara bagian tersebut. Di sisi lain, lima persen responden menyatakan masih ragu atau tidak berniat memilih.

Menurut survey, Trump dan Harris mendapatkan dukungan yang seimbang, yaitu 48 persen di Georgia. Dalam survey ini, 48 persen pemilih lebih yakin bahwa Trump dapat mengatasi kenaikan harga bahan bakar, dibandingkan dengan 41 persen yang memilih Harris.

Trump dinilai lebih unggul di mata pemilih dalam hal menurunkan biaya hidup, meningkatkan ketersediaan lapangan kerja, kebijakan perpajakan, serta menekan biaya perumahan dan perawatan kesehatan.

Baca Juga: Total Sumbangan Musk Untuk Kampanye Trump Tembus Rp2,06 Triliun

Pemenang pemilu presiden AS ini ditentukan oleh kemenangan di mayoritas dari 538 suara elektoral (electoral college) yang dialokasikan per negara bagian. Sebanyak 48 dari 50 negara bagian memberikan seluruh suara elektoralnya kepada kandidat yang memenangkan suara mayoritas.

Berdasarkan mayoritas hasil survei, hanya tujuh negara bagian yang masih diperebutkan. Sisanya cenderung sudah pasti mendukung Harris atau Trump. (Maulida sahla sabila)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R