Total Sumbangan Musk Untuk Kampanye Trump Tembus Rp2,06 Triliun
Demi Ermansyah | 26 Oktober 2024, 18:49 WIB

AKURAT.CO Elon Musk kembali menyumbang sebesar USD56 juta untuk mendukung Donald Trump dan anggota Partai Republik lainnya pada minggu-minggu terakhir menjelang pemilihan 2024.
Dengan donasi terbaru ini, total dukungan finansial yang telah disalurkan Musk untuk membantu Trump serta sekutu meraih kursi di Gedung Putih dan Kongres mencapai USD132 juta (sekitar Rp2,06 triliun).
Sumbangan tersebut, yang tercantum dalam keterbukaan informasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (24/10/2024), menunjukkan bahwa pendiri Tesla Inc. tersebut telah menggelontorkan dana ke tiga lini utama di Washington: mendanai upaya Trump menuju Gedung Putih serta mendukung anggota DPR dan Senat dari Partai Republik.
Musk, yang sebelumnya hanya memberikan donasi politik dalam jumlah kecil hingga Pemilu 2024, menyalurkan USD43,6 juta pada paruh pertama Oktober ke America PAC, kelompok yang ia dirikan. Donasi ini membawa total kontribusinya sepanjang tahun ini mencapai USD118,6 juta.
Selain itu, Musk juga menghabiskan jutaan dolar lagi untuk memperkuat jaringan sekutunya di seluruh sistem politik.
Laporan keuangan ini menunjukkan sumbangan hingga 16 Oktober dan menjadi gambaran terakhir yang rinci mengenai keuangan kampanye federal dan Komite Aksi Politik (PAC) sebelum Hari Pemilu pada 5 November.
Super PAC tersebut mendanai upaya untuk meningkatkan jumlah pemilih Trump di negara bagian kunci serta mendukung Partai Republik di distrik-distrik swing yang berpotensi membantu Grand Old Party (GOP) memenangkan mayoritas kursi DPR.
America PAC juga membelanjakan dana untuk kampanye iklan digital, beberapa di antaranya menargetkan pemilih pria muda, dengan tujuan mengimbangi keunggulan Wakil Presiden Kamala Harris di antara pemilih perempuan.
Selain America PAC, Musk juga mendonasikan USD10 juta untuk Senat Leadership Fund, super PAC yang mendukung kandidat Senat dari Partai Republik, serta USD2,3 juta ke Sentinel Action Fund, super PAC yang menggalang suara untuk kampanye Senat Partai Republik di Montana, Nevada, Ohio, dan Pennsylvania.
Sumbangan ini mencerminkan cara Musk memperluas pengaruh politiknya, terutama mengingat perusahaannya memiliki kontrak federal senilai miliaran dolar dan secara pribadi kerap menentang regulasi pemerintah.
Aktivitas politik Musk mendapat perhatian dari pejabat federal. Departemen Kehakiman AS mengirim surat peringatan ke super PAC miliknya pekan ini, terkait program pemberian USD1 juta per hari kepada pemilih terdaftar di negara bagian swing yang menandatangani petisi daring.
Program tersebut dinilai berpotensi melanggar hukum federal, mengingat membayar individu untuk memilih atau mendaftar memilih adalah ilegal.
Selain Musk, delapan penyumbang lain turut mendanai America PAC, termasuk investor Nelson Peltz dan anggota keluarga DeVos, donatur tetap Partai Republik. Betsy DeVos adalah Menteri Pendidikan di era Trump.
America PAC telah menghabiskan USD47 juta dan memiliki uang tunai USD3,3 juta menjelang 19 hari terakhir sebelum Hari Pemilu. Sejak diluncurkan awal tahun ini hingga 16 Oktober, America PAC telah mengalokasikan USD105 juta untuk mendukung Trump.
Musk memegang peran yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kampanye 2024 sebagai donatur politik. Selain memberikan donasi, ia juga tampil di atas panggung bersama Trump dan mengadakan rapat umum kampanyenya sendiri tanpa kehadiran mantan presiden tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna Besok
- 10Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur: Nama Saya Hancur Sehancur-hancurnya








