Kemenlu Iran Ungkap Alasan Serangan Rudal ke Israel, Ternyata Misi Balas Dendam!
Citra Puspitaningrum | 14 April 2024, 11:05 WIB

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengeluarkan pernyataan resmi atas serangan rudal ke wilayah Israel hari ini, Minggu (14/4/2024).
Dalam peryataan pers yang diterima, tindakan agresif ini merupakan balasan atas rezim zionis terhadap Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Damaskus-Suriah pada Senin (1/4/2024).
Iran menegaskan, serangan rudal ke Israel adalah upaya angkatan bersenjata Republik Islam Iran dalam menjalankan hak wajarnya untuk membela diri seperti yang diatur dalam pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sebagai tanggapan pembalasan terhadap agresi militer berulang-ulang rezim zionis.
"Agresi militer rezim zionis menyebabkan kesyahidan para penasihat militer Iran yang secara resmi hadir di Suriah atas undangan pemerintah Suriah dan beraktivitas di sana. Serangkaian serangan militer dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Iran terhadap pangkalan militer rezim zionis," demikian bunyi keterangan tertulis Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta yang diterima Minggu (14/4/2024).
"Langkah hari ini juga sekaligus merupakan pembalasan secara khusus terhadap serangan militer rezim zionis pada tanggal 1 April 2024 terhadap fasilitas diplomatik Iran di Damaskus-Suriah," tulis keterangan peryataan pers Kedutaan Besar Republik Islam Iran Jakarta.
Dalam kesempatan ini, pihaknya kembali menekankan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dan tujuan Piagam PBB serta hukum internasional.
"Iran menegaskan tekad tegasnya untuk mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah dan kepentingan nasional terhadap berbagai bentuk penggunaan ilegal kekuatan dan agresi," jelas keterangan peryataan pers Kedutaan Besar Republik Islam Iran Jakarta.
Kedutaan Besar Republik Islam Iran Jakarta menyatakan, pembalasan serangan atas tindakan rezim zionis merupakan upaya defensif Republik Islam Iran dalam menjalankan haknya untuk membela diri.
"Apabila diperlukan maka Republik Islam Iran tidak akan ragu untuk mengambil tindakan yang lebih defensif untuk melindungi kepentingan sahnya dari tindakan militer dan penggunaan kekuatan ilegal," demikian respons Kedutaan Besar Republik Islam Iran Jakarta menyikapi situasi terkini serangan ageresi militer Israel di Damaskus-Suriah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










