Serangan Israel di Gaza Tewaskan 7 Relawan, Netanyahu Dikecam Joe Biden
Iwan Gunawan | 3 April 2024, 11:33 WIB

AKURAT.CO Serangan udara Israel terhadap relawan yang mengantarkan makanan di Gaza menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk warga negara ganda AS-Kanada dan warga negara Australia, Polandia, dan Inggris. Tindakan militer Israel terbaru ini menjadi pukulan keras terhadap kemanusiaan di wilayah Palestina yang terisolasi.
Presiden Joe Biden melayangkan kritikan keras terhadap Netanyahu dengan menyatakan bahwa serangan di Gaza yang menewaskan para relawan, menunjukkan bahwa Israel tidak berupaya untuk melindungi warga sipil.
“Israel belum berbuat cukup untuk melindungi pekerja bantuan yang berusaha memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada warga sipil,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia “marah dan patah hati” atas pembunuhan mereka.
“Insiden seperti kemarin tidak boleh terjadi,” tambahnya. “Amerika Serikat telah berulang kali mendesak Israel untuk meredakan konflik operasi militer mereka melawan Hamas dengan operasi kemanusiaan, untuk menghindari korban sipil.”
“Israel belum berbuat cukup untuk melindungi pekerja bantuan yang berusaha memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada warga sipil,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia “marah dan patah hati” atas pembunuhan mereka.
“Insiden seperti kemarin tidak boleh terjadi,” tambahnya. “Amerika Serikat telah berulang kali mendesak Israel untuk meredakan konflik operasi militer mereka melawan Hamas dengan operasi kemanusiaan, untuk menghindari korban sipil.”
Baca Juga: Uni Eropa dan Amerika Serikat Terus Tekan Gencatan Senjata di Gaza
Kematian para relawan World Central Kitchen akan menghambat upaya Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain dalam menjalin koridor maritim untuk bantuan dari Siprus dalam meringankan kondisi yang perihatin di Gaza Utara. Badan amal yang didirikan oleh koki selebriti José Andrés itu, mengatakan pada Selasa pagi pihaknya segera menghentikan bantuan di wilayah tersebut.
Kejadian ini semakin merugikan penduduk Gaza sebab jalur laut yang baru dibuka untuk bantuan makanan terpaksa berhenti beroperasi. Kapal-kapal yang masih membawa sekitar 240 ton bantuan dari kelompok amal tersebut kembali dari Gaza sehari setelah tiba, menurut Siprus.
Organisasi bantuan kemanusiaan lainnya juga menghentikan operasi di Gaza, dengan alasan terlalu berbahaya untuk menawarkan bantuan. Israel hanya mengizinkan sedikit makanan dan pasokan ke wilayah utara Gaza yang hancur, tempat para ahli mengatakan kelaparan akan segera terjadi.
Israel memberi pernyataan bahwa serangan itu adalah sebuah kecelakaan dan para pejabat sedang menyelidikinya.
Kematian para relawan World Central Kitchen akan menghambat upaya Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain dalam menjalin koridor maritim untuk bantuan dari Siprus dalam meringankan kondisi yang perihatin di Gaza Utara. Badan amal yang didirikan oleh koki selebriti José Andrés itu, mengatakan pada Selasa pagi pihaknya segera menghentikan bantuan di wilayah tersebut.
Kejadian ini semakin merugikan penduduk Gaza sebab jalur laut yang baru dibuka untuk bantuan makanan terpaksa berhenti beroperasi. Kapal-kapal yang masih membawa sekitar 240 ton bantuan dari kelompok amal tersebut kembali dari Gaza sehari setelah tiba, menurut Siprus.
Organisasi bantuan kemanusiaan lainnya juga menghentikan operasi di Gaza, dengan alasan terlalu berbahaya untuk menawarkan bantuan. Israel hanya mengizinkan sedikit makanan dan pasokan ke wilayah utara Gaza yang hancur, tempat para ahli mengatakan kelaparan akan segera terjadi.
Israel memberi pernyataan bahwa serangan itu adalah sebuah kecelakaan dan para pejabat sedang menyelidikinya.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan setidaknya 180 pekerja kemanusiaan telah tewas dalam perang sejauh ini.
Sebagai penyokong perang Israel melawan Gaza , AS berharap jalur laut ini, akan memungkinkan lebih banyak makanan masuk ke wilayah tersebut. Di Gaza utara, PBB mengatakan sebagian besar penduduknya berada di kondisi darurat kelaparan. Afrika Selatan menuduh Israel melakukan tindakan genosida dalam perangnya di Gaza dan mengajukan kasus ini ke pengadilan tertinggi PBB, namun tuduhan tersebut dibantah keras oleh Israel.
Sebagai penyokong perang Israel melawan Gaza , AS berharap jalur laut ini, akan memungkinkan lebih banyak makanan masuk ke wilayah tersebut. Di Gaza utara, PBB mengatakan sebagian besar penduduknya berada di kondisi darurat kelaparan. Afrika Selatan menuduh Israel melakukan tindakan genosida dalam perangnya di Gaza dan mengajukan kasus ini ke pengadilan tertinggi PBB, namun tuduhan tersebut dibantah keras oleh Israel.
Baca Juga: Israel Minta Warga Sipil Mengungsi Setelah Serang dan Kepung RS Al Shifa di Gaza
Kementerian Kesehatan di wilayah tersebut memaparkan bahwa setelah hampir enam bulan, perang Israel di Gaza telah menewaskan hampir 33.000 warga Palestina.
Kementerian Kesehatan di wilayah tersebut memaparkan bahwa setelah hampir enam bulan, perang Israel di Gaza telah menewaskan hampir 33.000 warga Palestina.
Kementerian tidak membedakan antara warga sipil dan militer dalam penghitungannya.
Namun, korban perempuan dan anak-anak merupakan dua pertiga dari korban tewas.
Namun, korban perempuan dan anak-anak merupakan dua pertiga dari korban tewas.
Perang dimulai pada 7 Oktober, ketika militan pimpinan Hamas menyerbu Israel selatan, menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera sekitar 250 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









