Bela Palestina, Mahasiswa Kanada Sudah 3 Minggu Lakukan Aksi Mogok Makan

AKURAT.CO Sekelompok mahasiswa di Universitas McGill, Kanada telah menghabiskan lebih dari tiga minggu melakukan mogok makan dalam upaya memaksa perguruan tinggi tersebut melakukan divestasi dari "perusahaan yang mendukung militer Israel”.
Langkah ini menyusul protes dan aksi duduk selama berbulan-bulan di McGill dan di universitas-universitas di seluruh dunia, ketika mahasiswa dan dosen memprotes serangan militer Israel di Gaza.
Dokumen di situs McGill menunjukkan bahwa mereka memegang investasi di perusahaan-perusahaan termasuk Lockheed Martin, kontraktor pertahanan yang telah menjual jet tempur ke Israel, dan Safran, sebuah perusahaan udara dan pertahanan Perancis.
Baca Juga: Israel Kepung Dua Rumah Sakit di Gaza, Klaim Telah Tangkap 480 Militan Hamas
“Universitas McGill tidak memberi kita pilihan karena mereka mengabaikan protes damai, tindakan yang telah diambil oleh mahasiswa dan kelompok mahasiswa di kampus,” kata Rania Amine, seorang mahasiswa sarjana di McGill dalam sebuah pernyataan, dikutip Senin (25/3/2024).
“McGill pada akhirnya mendorong kita untuk mengambil bentuk tindakan ekstrem ini dan mempertaruhkan tubuh, kesehatan, dan hidup untuk membuat mereka tahu bahwa mereka menggunakan uang sekolah kita untuk berinvestasi dengan cara dan tindakan yang sangat tidak dapat diterima," tuturnya.
Para mahasiswa menyerukan McGill, salah satu universitas paling bergengsi di Kanada, untuk melakukan divestasi sekitar USD20 juta sekitar Rp136 miliar dari berbagai perusahaan.
Amine mengatakan pemerintahan McGill telah mengakui pemogokan tersebut, dan menyetujui forum publik mengenai masalah tersebut, sebelum membatalkan pertemuan tersebut.
Baca Juga: KPU Lantik Komisioner Maluku dan Kabupaten/Kota di 10 Provinsi, Berikut Daftarnya
Sekolah mengusulkan pertemuan pribadi pada awal Maret, kata para siswa, namun ditolak.
Chadi, seorang mahasiswa S1 yang meminta agar nama belakangnya tidak dipublikasikan, mengatakan bahwa hari Jumat pekan lalu adalah hari ke-21 dia melakukan mogok makan terus menerus.
“Semua ini berhenti ketika McGill melakukan divestasi,” kata Chadi.
“Kami sangat ingin melakukan divestasi dan kami melakukannya dalam jangka panjang. Kami telah membuktikan bahwa kami mampu bertahan dalam jangka panjang hanya dengan beberapa hari kami melakukan hal ini," tambahnya.
McGill pada hari Jumat mengeluarkan pernyataan yang mengatakan pihaknya “prihatin dengan kesejahteraan siswa yang berpartisipasi dalam inisiatif ini”.
“McGill menghormati hak atas kebebasan berbicara dan kebebasan berkumpul, dalam batasan kebijakan universitas dan hukum. Kami telah berulang kali menawarkan untuk bertemu langsung dengan (para pengunjuk rasa mahasiswa). Meskipun sejauh ini mereka menolak, tawaran ini masih berlaku," jelas pernyataan tersebut.
Baca Juga: Mulai Ditinggalkan Parpol Pengusung, Pengamat: Anies-Imin Berjuang Sendiri di MK
“Kami telah mengkomunikasikan dengan jelas prosedur yang tersedia untuk mengungkapkan keprihatinan mengenai kepemilikan investasi universitas, atau untuk mengadvokasi perubahan kebijakan. Para siswa ini telah memilih pendekatan yang berbeda; harapan kami adalah mereka memahami bahwa kebijakan universitas tidak akan ditentukan dengan cara seperti ini sebelum kesejahteraan mereka terkena dampaknya. Kami mendesak mereka untuk membuat pilihan yang memprioritaskan kesehatan mereka,” tambah pihak kampus.
Sebagai inforasi pada bulan Februari, McGill mengatakan akan melakukan divestasi dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam Carbon Underground 200.
Baca Juga: Timnas Indonesia Langsung Latihan Setiba di Hanoi Semalam, STY Sebut Kondisi Pemain tak Ideal
Hal itu merupakan sebuah daftar 100 perusahaan batubara teratas dan 100 perusahaan pemegang cadangan minyak dan gas yang diperdagangkan secara publik, menyusul kampanye selama bertahun-tahun yang dilakukan oleh mahasiswa dan anggota fakultas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








