Pabrik Daur Ulang yang Menampung 900 Ton Baterai Lithium di Prancis Terbakar

AKURAT.CO Pihak berwenang melaporkan sekitar 900 ton baterai lithium terbakar di sebuah pabrik daur ulang baterai di Prancis Selatan.
Diketahui, kebakaran terjadi pada hari Sabtu (17/2/2024) di sebuah gudang milik kelompok daur ulang Prancis SNAM di Viviez, sebelah utara Toulouse.
Baterai lithium sendiri sangat penting dalam perangkat listrik mulai dari ponsel hingga mobil listrik di Prancis.
Akan tetapi, baterai lithium mengandung bahan yang mudah terbakar karena bahan energi yang disimpannya.
Media Prancis menunjukkan asap tebal di atas lokasi Viviez dan surat kabar Le Monde melaporkan bahwa hingga 70 petugas pemadam kebakaran berjuang untuk mengendalikan api.
Charles Giusti, seorang pejabat lokal di prefektur Aveyron yang mencakup Viviez, mengatakan di televisi BFM bahwa tidak ada bahaya bagi orang-orang yang tinggal di dekatnya.
Prefektur mengatakan dalam sebuah pernyataan semalam bahwa meskipun api sudah terkendali, namun api masih menyala secara perlahan dan diperkirakan akan berlangsung selama beberapa jam.
Sebuah catatan keamanan untuk situs tersebut memperingatkan bahwa jika terjadi kebakaran besar, produk yang ada di sana kemungkinan besar akan menghasilkan emisi kadmium melalui asap.
Kadmium sangat beracun dan berbahaya bagi lingkungan, tetapi catatan tersebut mengatakan bahwa dengan mempertimbangkan lingkungan pabrik dan perilaku asap beracun, hal ini seharusnya tidak menimbulkan risiko kesehatan langsung bagi penduduk.
Sebelumnya pada Januari 2023, kebakaran besar terjadi di gudang Normandia yang menyimpan komponen mobil dan ribuan baterai lithium, yang berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Petugas pemadam kebakaran mengatakan tidak ada indikasi pelepasan polusi udara yang berbahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









