Mengenal Sosok Oleksandr Syrskyi, Panglima Militer Ukraina yang Baru Dilantik Zelenskiy

AKURAT.CO Presiden Volodymyr Zelenskiy mengganti panglima militer Ukraina, Valeriy Zaluzhnyi dengan komandan pasukan darat, Oleksandr Syrskyi pada Kamis (8/2/2024).
Perombakan jabatan baru Oleksandr Syrskyi terjadi setelah berbulan-bulan spekulasi mengenai keretakan antara Zelenskiy dan panglima militer Jenderal Valeriy Zaluzhnyi yang oleh banyak warga Ukraina dianggap sebagai pahlawan nasional.
"Mulai hari ini, Oleksandr Syrskyi bersama tim manajemen baru mengambil alih kepemimpinan Angkatan Bersenjata Ukraina," kata Zelenskiy dalam sebuah pernyataan, dikutip Jumat (9/2/2023).
Baca Juga: PBB Selidiki Serangan Siber Senilai Rp46 Triliun Oleh Korea Utara
Sosok Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi sendiri telah memimpin angkatan darat Ukraina sejak 2019, ia dipromosikan menjadi panglima saat perang dengan Rusia memasuki tahun ketiga.
Dikutip dari Reuters, berikut beberapa fakta tentang Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi yang telah menjadi tokoh kunci Ukraina selama invasi besar-besaran Rusia.
1. Kelahiran Rusia
Oleksandr Syrskyi atau Syrskyi lahir pada Juli 1965 di wilayah Vladimir, Rusia yang saat itu masih menjadi bagian dari Uni Soviet.
Dia telah tinggal di Ukraina sejak tahun 1980-an. Seperti banyak orang seusianya di angkatan bersenjata Ukraina, dia belajar di Moskow tepatnya di Sekolah Komando Militer Tinggi yang kemudian menjadi komandan Rusia.
Syrskyi lulus pada tahun 1986 dan bertugas selama lima tahun di Korps Artileri Soviet. Beberapa analis militer percaya bahwa taktiknya di medan perang mencerminkan pelatihan hirarkis Soviet.
2. Memiliki Sebutan Macan Tutul Salju
Syrskyi menjadi Kepala Pasukan Darat Ukraina pada 2019. Dia sebelumnya memimpin pasukan Ukraina yang memerangi pemberontakan yang didukung Rusia di wilayah timur Donetsk dan Luhansk yang dimulai pada tahun 2014.
Berkat kepiawannya para perang kala itu, sosoknya diberi julukan "Macan Tutul Salju".
3. Tercatat Pimpin Beberapa Kemenangan Besar Ukraina
Beberapa kemenangan terbesar Ukraina dalam invasi besar-besaran Rusia diawasi oleh Syrskyi.
Pria kelahiran 1965 itu memimpin keberhasilan pertahanan ibu kota Kyiv pada bulan-bulan awal dan dinobatkan sebagai Pahlawan Ukraina, penghargaan tertinggi di negara itu, pada April 2022.
Pada Juli 2022, Syrskyi merencanakan dan melaksanakan serangan balasan kilat yang mendorong pasukan Rusia menjauh dari kota Kharkiv dan merebut kembali petak-petak tanah di timur dan tenggara.
Baca Juga: VIRAL! Komposer Eka Gustiwana Bikin Lagu Janji Capres dalam Tiga Menit, Warganet: Pemersatu Bangsa
4. Riwayat Kelam Perang Bakhmut
Awal tahun lalu, Syrskyi memimpin pertahanan Ukraina di kota timur Bakhmut, di mana ribuan tentara dari kedua belah pihak terbunuh dalam salah satu pertempuran paling berdarah dalam perang sejauh ini.
Beberapa analis militer mempertanyakan apakah pertempuran untuk mempertahankan kota yang hancur itu sepadan dengan banyaknya korban tewas dan luka-luka.
Syrskyi mengatakan bahwa pertahanan gigih Ukraina terhadap Bakhmut telah merusak upaya perang Rusia secara keseluruhan dengan mengikat kelompok tentara bayaran Wagner.
5. Memprioritaskan Moral Pasukan
Syrskyi mengatakan bahwa prioritasnya adalah moral pasukannya, yang secara teratur ia kunjungi di garis depan.
Dia mengatakan kepada media Barat bahwa dia tidur empat setengah jam setiap malam dan bersantai dengan pergi ke gym.
Sosoknya dikenal sudah menikah dan memiliki dua putra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









