Akurat

Covid-19 Meningkat di Eropa, Spanyol Pertimbangkan Aturan Wajib Masker

Sulthony Hasanuddin | 9 Januari 2024, 08:54 WIB
Covid-19 Meningkat di Eropa, Spanyol Pertimbangkan Aturan Wajib Masker

 

AKURAT.CO Pemerintah Spanyol mengusulkan mandat nasional bagi masyarakat untuk mengenakan masker di rumah sakit dan klinik kesehatan pada hari Senin (8/1/2024) kemarin.

Di sisi lain, Italia mengatakan bahwa tingkat infeksi penyakit pernapasan telah mencapai rekor badu karena flu dan Covid-19 telah menyebar ke seluruh Eropa.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa merekomendasikan agar masyarakat di benua itu tetap tinggal di rumah jika mereka merasa sakit.

Lembaga itu mempertimbangkan penggunaan masker di keramaian atau tempat perawatan kesehatan, karena flu menyebar seperti yang biasa terjadi sepanjang tahun ini, namun melanda beberapa negara lebih parah daripada yang lain.

Baca Juga: Covid-19 Meningkat, Amerika Serikat Kembali Berlakukan Wajib Masker

Dikatakan bahwa warga Eropa harus mengikuti pedoman nasional tentang vaksinasi kelompok-kelompok rentan.

Flu yang beredar saat ini berada pada tingkat yang lebih tinggi daripada patogen pernapasan umum lainnya, termasuk virus Sars-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

Bahkan beberapa daerah di Spanyol telah memerintahkan pasien, pengunjung dan staf di rumah sakit untuk mengenakan masker minggu lalu.

"Satu hal yang kita tahu akan membatasi epidemi dan melindungi orang-orang yang rentan adalah masker," kata Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia di TVE.

"Ini adalah tindakan yang masuk akal, didukung secara ilmiah dan diterima secara luas oleh masyarakat," tambahnya.

Pemerintah juga telah mengusulkan agar masyarakat dapat mendiagnosis sendiri kasus-kasus yang lebih ringan dan mengambil cuti kerja selama tiga hari tanpa memerlukan surat keterangan dokter, kata Garcia.

Spanyol adalah salah satu negara Eropa terakhir yang membatalkan persyaratan untuk mengenakan masker wajah setelah pandemi Covid-19, dengan masyarakatnya yang diminta untuk memakainya di transportasi umum hingga Februari 2023, dan di pusat-pusat kesehatan dan apotek hingga Juli tahun lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.