Akurat

Rudal Rusia Hantam Fasilitas Energi Ukraina, 18 Orang Luka-luka

Sulthony Hasanuddin | 21 September 2023, 16:46 WIB
Rudal Rusia Hantam Fasilitas Energi Ukraina, 18 Orang Luka-luka

AKURAT.CO Rusia meluncurkan serangan rudal terbesarnya dalam beberapa minggu terakhir di Kyiv dan seluruh Ukraina, melukai sedikitnya 18 orang, merusak fasilitas energi dan menyebabkan pemadaman listrik, pada Kamis (21/9/2023).

Pemadaman listrik parsial dilaporkan terjadi di lima wilayah Ukraina di bagian barat, tengah dan timur, membawa kembali kenangan akan kampanye udara Rusia terhadap infrastruktur penting pada musim dingin lalu yang menyebabkan pemadaman listrik secara menyeluruh bagi warga sipil Ukraina.

"Karena konsekuensi dari serangan musuh pertama dalam enam bulan terakhir, ada kerusakan pada fasilitas energi di wilayah barat dan tengah," operator jaringan Ukrenergo mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram.

"Ada pemadaman listrik sebagian di wilayah Rivne, Zhytomyr, Kyiv, Dnipropetrovsk dan Kharkiv," tambahnya.

Baca Juga: Korsel Kepada PBB: Tindakan Rusia Membantu Korut Menjadi 'Provokasi Langsung'

Valeriy Zaluzhnyi, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, mengatakan Rusia telah menembakkan 43 rudal jelajah ke target semalam dan pertahanan udara Ukraina menembak jatuh 36 rudal tersebut.

"Rudal-rudal itu diluncurkan dalam beberapa gelombang. Mereka memasuki wilayah udara Ukraina dari beberapa arah dan terus mengubah rutenya," jelas Zaluhzhnyi.

Ledakan keras mengguncang Kyiv dan wilayah sekitarnya saat fajar menyingsing. Pihak berwenang melaporkan telah mengirimkan tim penyelamat ke beberapa lokasi di ibukota.

Walikota Vitali Klitschko mengatakan tujuh orang, termasuk seorang anak perempuan berusia sembilan tahun, terluka di ibukota. Puing-puing rudal jatuh di pusat kota dan sebuah fasilitas infrastruktur serta beberapa bangunan non-perumahan rusak hingga menyebabkan kebakaran.

Kerusakan di Seluruh Ukraina

Menteri Dalam Negeri, Ihor Klymenko mengatakan sebuah hotel dan beberapa kios perbelanjaan rusak di Cherkasy, Ukraina tengah, dan tujuh orang terluka.

Layanan darurat memposting sebuah video di Telegram yang menunjukkan tim penyelamat membawa seorang pria yang terluka dengan tandu saat api berkobar.

Kementerian Dalam Negeri dan pejabat regional melaporkan ledakan di wilayah Cherkasy, Kharkiv, Khmelnytskiy, Rivne, Vinnytsia, Lviv, dan Ivano-Frankivsk.

Maksym Kozytskii, gubernur regional Lviv, mengatakan tiga rudal Rusia menghantam kota Drohobych di bagian barat, sekitar 60 kilometer (37 mil) dari perbatasan Polandia.

Menurutnya sebuah fasilitas infrastruktur dan gudang-gudang terkena serangan.

Sementara itu dalam serangan terpisah semalam, dua orang tewas akibat penembakan Rusia di sebuah asrama di kota selatan Kherson, kata gubernur Oleksandr Prokudin.

Baca Juga: Kim Jong Un Tiba Di Rusia Di Tengah Peringatan AS Untuk Tidak Menjual Senjata

Serangan-serangan tersebut terjadi ketika Ukraina terus melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia di bagian timur dan selatan.

Sebuah sumber intelijen Ukraina mengatakan bahwa badan keamanan dan angkatan laut SBU Ukraina telah menyerang pangkalan udara Saky di Krimea yang diduduki Rusia semalam, menyebabkan "kerusakan serius".

Di sisi lain, militer Rusia mengatakan telah menghancurkan 19 pesawat tak berawak Ukraina di atas Krimea dan Laut Hitam dan tidak memberikan rincian tentang korban atau kerusakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.