Sempat Dibantah Putin, Analisis PBB Sebut Kerusakan Rumah Sakit Anak di Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia

AKURAT.CO Misi Hak Asasi PBB mengatakan pada bahwa ada kemungkinan besar rumah sakit anak utama di Kyiv terkena serangan langsung rudal Rusia.
Sebuah serangan yang menargetkan salah satu rumah sakit terbesar di Eropa dan merawat pasien dengan kondisi serius seperti kanker dan penyakit ginjal.
"Analisis rekaman video dan penilaian yang dilakukan di lokasi kejadian menunjukkan kemungkinan besar rumah sakit anak tersebut mengalami serangan langsung daripada mengalami kerusakan akibat sistem senjata yang dicegat," kata Danielle Bell, kepala Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina, dikutip Rabu (10/9/2024).
Dinas keamanan Ukraina mengatakan pihaknya memiliki bukti yang jelas bahwa fasilitas medis tersebut terkena rudal jelajah Kh-101 Rusia selama serangkaian serangan paling mematikan dalam beberapa bulan terakhir.
Tidak hanya itu, Ukraina juga menerbitkan gambar yang disebutnya sebagai pecahan mesin senjata tersebut.
Kyiv juga mengibarkan bendera setengah tiang pada hari berkabung nasional untuk menandai tewasnya 44 orang di seluruh negeri akibat serangan udara awal pekan ini, termasuk empat anak-anak dan dua orang di rumah sakit anak-anak Okhmatdyt di Kyiv.
Di sisi lain, Rusia tanpa memberikan bukti, mengatakan tembakan antirudal Ukraina lah yang menyerang rumah sakit anak-anak tersebut.
Kerusakan di lokasi mendorong terkumpulnya jutaan dolar dalam bentuk sumbangan dari dalam dan luar negeri Ukraina dalam kurun waktu lebih dari 28 bulan setelah invasi besar-besaran Rusia.
Dewan Keamanan PBB juga bersidang pada hari Selasa (atas permintaan Inggris, Prancis, Ekuador, Slovenia dan Amerika Serikat) mengenai serangan tersebut.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy terbang ke Washington untuk menghadiri pertemuan puncak tiga hari para pemimpin NATO di mana ia berharap untuk mendapatkan komitmen dari sekutu untuk meningkatkan pertahanan udara Ukraina dan meningkatkan dukungan militer mereka.
Pasukan Rusia perlahan maju dan mengklaim telah merebut desa Yasnobrodivka di wilayah Donetsk timur Ukraina.
Baca Juga: Tanggapi Serangan Rusia Terhadap Rumah Sakit Anak di Kyiv, Dewan Keamanan PBB Adakan Pertemuan
Belum ada komentar langsung dari Ukraina, yang telah melaporkan pertempuran sengit di wilayah tersebut selama berbulan-bulan.
Selama kunjungannya ke Moskow, Perdana Menteri India, Narendra Modi mengatakan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin bahwa hati publik berdarah ketika anak-anak terbunuh dalam perang, konflik atau serangan teroris.
Pernyataan tajam Modi tersebut merupakan teguran tersirat kepada Putin, yang beberapa saat sebelumnya menyambutnya di Kremlin dengan pernyataan hangat tentang pentingnya hubungan strategis antara kedua negara.
Zelenskiy lalu mengecam perjalanan Modi ke Rusia, menyebutnya sebagai kekecewaan besar dan pukulan telak bagi upaya perdamaian.
Baca Juga: Ini Sebab Upah Riil di Jepang Tetap Rendah Meski Gaji Pokok Pekerja Naik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






