Amerika Serikat dan Sekutu Umumkan Sistem Pertahanan Udara Tambahan untuk Ukraina, Ini Hal yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Amerika Serikat (AS) dan sekutunya akan mengirimkan lima sistem pertahanan udara tambahan ke Ukraina, termasuk baterai rudal Patriot dan komponen Patriot.
Presiden Joe Biden menyampaikan pengumuman tersebut dalam sambutannya di KTT NATO.
Pernyataan bersama kemudian dikeluarkan oleh para pemimpin AS, Belanda, Rumania, Italia, Jerman, dan Ukraina.
"Kami menyediakan Ukraina dengan sistem pertahanan udara strategis tambahan, termasuk baterai Patriot tambahan yang disumbangkan oleh Amerika Serikat, Jerman, dan Rumania; komponen Patriot yang disumbangkan oleh Belanda dan mitra lain untuk memungkinkan pengoperasian baterai Patriot tambahan; dan sistem SAMP-T tambahan yang disumbangkan oleh Italia," kata pernyataan bersama itu, dikutip Rabu (10/7/2024).
Hal itu diputuskan usai serangan Rusia terhadap Ukraina yang menghantam rumah sakit anak utama di Kyiv dengan rudal di siang bolong pada hari Senin dan menghujani kota-kota lainnya di Ukraina.
Di sisi lain, Moskow membantah telah menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil, meskipun serangannya telah menewaskan ribuan warga sipil sejak melancarkan invasi.
Mengapa Bantuan Itu Penting?
Baca Juga: Bareskrim Didesak Sidik Kasus Proyek PJUIT 2017-2019 Senilai Rp1,1 Trilun
Washington, pendukung terbesar Ukraina, telah memberikan lebih dari USD50 miliar bantuan militer sejak invasi Rusia pada 2022.
Namun, bantuan militer AS tertunda di Kongres selama berbulan-bulan di musim dingin, dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy mengatakan kekurangan senjata memberi Rusia keunggulan.
Setelah garis pertempuran sebagian besar tetap membeku sejak awal konflik, Moskow membuat beberapa kemajuan di Ukraina timur dalam beberapa bulan terakhir.
Zelenskiy telah mendesak pemerintah Barat untuk meningkatkan dan mempercepat bantuan militer kepada pasukannya.
Baca Juga: Transformasi Kabupaten Lestari Menuju Kemandirian 2045
Undang-undang AS disetujui pada bulan April yang menyediakan dana sebesar USD61 miliar untuk Ukraina.
Zelenskiy mengatakan minggu lalu bahwa ia ingin menggandakan kapasitas pertahanan udara Ukraina selama musim panas.
Ukraina sendiri telah berulang kali meminta mitranya untuk memberikan lebih banyak bantuan pertahanan udara karena menghadapi serangan Rusia terhadap kota-kota dan infrastruktur energi.
Baca Juga: 5 Momen Aurel Hermansyah Dapat Hadiah Tumpukan Uang dari Atta Halilintar di Ulang Tahun Ke-26
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







