Akurat

Hukum Mencabut Gigi Saat Puasa, Apakah Bikin Batal?

Redaksi Akurat | 10 Februari 2026, 17:29 WIB
Hukum Mencabut Gigi Saat Puasa, Apakah Bikin Batal?

AKURAT.CO Menjalani ibadah puasa sering menimbulkan berbagai pertanyaan, terutama ketika berkaitan dengan tindakan medis.

Salah satu yang cukup sering ditanyakan adalah hukum mencabut gigi saat puasa. Banyak orang khawatir prosedur ini bisa membatalkan puasa karena melibatkan darah, obat, atau tindakan di area mulut.

Lalu, apakah mencabut gigi benar-benar membatalkan puasa? Berikut penjelasan lengkapnya.

 Baca Juga: Benarkah Mencabut Gigi Bisa Berujung Kebutaan?

Apakah Mencabut Gigi Membatalkan Puasa?

Secara umum, mencabut gigi tidak otomatis membatalkan puasa. Tindakan ini termasuk bagian dari pengobatan, bukan aktivitas makan atau minum.

Puasa baru bisa batal apabila ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui lubang terbuka secara sengaja, misalnya makanan, minuman, atau obat yang ditelan.

Jika saat pencabutan gigi terdapat darah atau air yang kemudian tertelan tanpa sengaja dan sulit dihindari, maka puasa tetap sah.

Bagaimana Jika Menggunakan Obat Bius?

Penggunaan anestesi atau obat bius lokal pada umumnya juga tidak membatalkan puasa, karena tidak termasuk kategori makan dan minum. Obat ini diberikan melalui suntikan atau olesan di area tertentu untuk mengurangi rasa sakit.

Namun, pasien tetap perlu berhati-hati agar tidak menelan cairan berlebihan selama prosedur berlangsung.

 Baca Juga: Mom, Jangan Cabut Gigi Susu Si Kecil Sembarangan

Kondisi yang Bisa Membatalkan Puasa

Meskipun cabut gigi diperbolehkan, ada beberapa kondisi yang berpotensi membatalkan puasa, seperti:

  • Pasien dengan sengaja menelan darah
  • Air kumur atau obat masuk ke tenggorokan secara sadar
  • Setelah tindakan, pasien makan atau minum karena tidak kuat menahan sakit

Jika hal tersebut terjadi, maka puasa perlu diganti di hari lain.

Apakah Sebaiknya Menunda Cabut Gigi?

Jika rasa sakit masih bisa ditahan, sebagian orang memilih menunda tindakan hingga berbuka. Namun bila kondisi gigi sudah darurat, bengkak, atau berisiko infeksi, maka berobat lebih diutamakan karena menjaga kesehatan juga bagian dari anjuran agama.

Tips Cabut Gigi Saat Puasa

Agar puasa tetap aman saat menjalani prosedur pencabutan gigi, beberapa hal berikut bisa diperhatikan:

Pastikan menyampaikan kepada dokter bahwa Anda sedang berpuasa. Dengan begitu, dokter dapat membantu meminimalkan risiko cairan tertelan.

Setelah tindakan selesai, usahakan membuang sisa darah atau air tanpa menelannya. Istirahat yang cukup juga penting agar tubuh tidak lemas.

Hukum mencabut gigi saat puasa pada dasarnya diperbolehkan dan tidak membatalkan, selama tidak ada cairan atau zat yang masuk ke tenggorokan dengan sengaja.

Jika ragu, konsultasikan dengan tenaga medis sekaligus tokoh agama agar lebih tenang dalam menjalani ibadah.

Arika Yafi Fawazzain (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.