Akurat

Apakah Gosok Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama dan Faktanya

Idham Nur Indrajaya | 22 Februari 2026, 14:12 WIB
Apakah Gosok Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama dan Faktanya

AKURAT.CO Banyak orang merasa ragu saat ingin menyikat gigi di siang hari Ramadan. Bau mulut mengganggu, tetapi muncul pertanyaan penting: apakah gosok gigi membatalkan puasa atau tidak?

Keraguan ini wajar karena gosok gigi melibatkan air dan pasta yang berpotensi tertelan. Sebagian orang bahkan memilih tidak menyikat gigi sama sekali selama puasa karena takut ibadahnya tidak sah. Padahal, penjelasan ulama menunjukkan bahwa hukum gosok gigi saat puasa sebenarnya cukup jelas jika dilakukan dengan benar.


Apakah Gosok Gigi Membatalkan Puasa?

Gosok gigi tidak membatalkan puasa selama tidak ada air atau pasta gigi yang tertelan ke tenggorokan atau perut.

Mayoritas ulama menyatakan bahwa menyikat gigi hukumnya boleh karena termasuk menjaga kebersihan mulut, bukan aktivitas makan atau minum.

Puasa baru dianggap batal jika:

  • Air atau pasta gigi tertelan dengan sengaja

  • Ada zat yang masuk ke perut melalui mulut

  • Dilakukan secara sengaja seperti makan atau minum

Jika dilakukan dengan hati-hati, sikat gigi saat puasa tetap aman dan puasanya sah.


Hukum Gosok Gigi Saat Puasa Menurut Ulama

Mayoritas ulama dari mazhab Syafi’i dan Hanbali menyatakan bahwa hukum gosok gigi saat puasa adalah boleh selama tidak ada yang tertelan.

Nabi Muhammad ﷺ bahkan menganjurkan bersiwak saat berpuasa untuk menjaga kebersihan mulut. Hal ini menjadi dasar bahwa membersihkan gigi tidak bertentangan dengan ibadah puasa.

Beberapa ulama juga menjelaskan:

  • Puasa tetap sah jika hanya berkumur atau menyikat gigi

  • Pasta gigi tidak membatalkan puasa jika tidak tertelan

  • Lebih aman dilakukan sebelum Subuh atau setelah berbuka

Artinya, larangan gosok gigi saat puasa sebenarnya tidak memiliki dasar kuat selama dilakukan dengan hati-hati.


Apakah Sikat Gigi dengan Pasta Gigi Saat Puasa Makruh?

Sebagian ulama berpendapat bahwa menggosok gigi dengan pasta gigi saat puasa bisa menjadi makruh, terutama jika dilakukan pada siang hari.

Alasannya antara lain:

  • Rasa mint yang kuat bisa memicu tertelan

  • Risiko zat masuk ke tenggorokan lebih besar

  • Menimbulkan keraguan tentang sahnya puasa

Karena itu, beberapa pendapat menyarankan alternatif seperti:

  • Menyikat gigi tanpa pasta gigi

  • Menggunakan siwak

  • Sikat gigi setelah sahur

  • Sikat gigi setelah berbuka

Namun penting dipahami, makruh tidak berarti membatalkan puasa.


Kondisi yang Membuat Gosok Gigi Bisa Membatalkan Puasa

Walaupun secara umum diperbolehkan, ada kondisi tertentu yang bisa menyebabkan puasa batal saat sikat gigi.

Puasa bisa batal jika:

  1. Pasta gigi tertelan dengan sengaja

  2. Air kumur masuk ke tenggorokan dengan sengaja

  3. Ada zat yang masuk ke perut melalui mulut

Namun jika tidak sengaja tertelan sedikit air atau pasta gigi, mayoritas ulama menyatakan puasa tetap sah karena termasuk kejadian yang tidak disengaja.


Pentingnya Menjaga Kebersihan Gigi Saat Puasa

Puasa membuat produksi air liur berkurang sehingga bakteri di mulut berkembang lebih cepat. Inilah sebabnya bau mulut saat puasa sering terasa lebih kuat.

Menyikat gigi saat puasa membantu:

  • Mengurangi bau mulut

  • Mencegah gigi berlubang

  • Menghindari radang gusi

  • Membersihkan sisa makanan sahur

Menjaga kesehatan mulut justru mendukung kenyamanan berpuasa, bukan sebaliknya.


Kenapa Banyak Orang Takut Gosok Gigi Saat Puasa?

Menariknya, ketakutan gosok gigi membatalkan puasa lebih banyak berasal dari kebiasaan turun-temurun daripada pemahaman fiqih yang tepat.

Banyak orang diajarkan untuk menghindari sikat gigi di siang hari tanpa penjelasan rinci tentang syarat batalnya puasa. Akibatnya muncul persepsi bahwa menyikat gigi pasti membatalkan puasa.

Padahal dalam fiqih, prinsipnya sederhana: yang membatalkan puasa adalah sesuatu yang masuk ke perut secara sengaja.

Kesalahpahaman ini membuat sebagian orang justru mengabaikan kesehatan gigi selama Ramadan.

Baca Juga: Kenapa Sering Ngantuk saat Puasa? Ini Penjelasan Ilmiah yang Jarang Dijelaskan

Baca Juga: Bolehkah Suntik Insulin Saat Puasa? Ini Penjelasan Lengkap Menurut Islam dan Medis


Contoh Kasus Sehari-hari

Bayangkan seseorang menyikat gigi setelah sahur karena harus bekerja seharian.

Ia menggunakan sedikit pasta gigi, berkumur dengan hati-hati, dan memastikan tidak ada yang tertelan. Dalam kondisi seperti ini, puasanya tetap sah menurut mayoritas ulama.

Sebaliknya, jika seseorang sengaja menelan air kumur atau pasta gigi saat menyikat gigi, maka puasanya bisa batal.

Perbedaannya terletak pada niat dan kehati-hatian.


Kenapa Penjelasan Ini Penting Diketahui?

Informasi tentang gosok gigi saat puasa penting terutama bagi:

  • Pelajar dan pekerja yang beraktivitas seharian

  • Orang yang sering berinteraksi dengan banyak orang

  • Mereka yang menjaga kesehatan gigi

Tanpa menyikat gigi, risiko bau mulut dan masalah gusi meningkat. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kesehatan mulut yang lebih serius.

Memahami hukum gosok gigi saat puasa membantu umat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa mengabaikan kesehatan.


Penutup Reflektif

Puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan. Ketika kebersihan diri bisa dijaga tanpa membatalkan puasa, sebenarnya tidak ada alasan untuk ragu.

Yang sering dibutuhkan bukan aturan baru, melainkan pemahaman yang lebih tepat. Jadi, jika gosok gigi bisa dilakukan dengan aman, pertanyaannya bukan lagi boleh atau tidak — melainkan seberapa bijak kita menjaganya selama Ramadan.

Pantau terus pembahasan seputar fiqih puasa agar ibadah semakin tenang dan tidak dipenuhi keraguan.

Baca Juga: Apakah Merokok Membatalkan Puasa Menurut NU? Ini Penjelasan Fikih yang Jarang Dijelaskan

Baca Juga: Apa Hukumannya Puasa tapi Tidak Sholat Tarawih?

FAQ

Apakah sikat gigi saat puasa boleh dilakukan?

Sikat gigi saat puasa boleh dilakukan dan tidak membatalkan puasa selama air atau pasta gigi tidak tertelan. Mayoritas ulama membolehkan gosok gigi karena termasuk menjaga kebersihan, bukan aktivitas makan atau minum. Namun, dianjurkan tetap berhati-hati agar tidak ada zat yang masuk ke tenggorokan.

Apakah pasta gigi membatalkan puasa jika digunakan siang hari?

Pasta gigi tidak membatalkan puasa jika hanya digunakan untuk menyikat gigi dan tidak tertelan. Puasa baru batal jika pasta gigi masuk ke perut dengan sengaja. Karena memiliki rasa kuat seperti mint, sebagian ulama menyarankan penggunaan pasta gigi dilakukan secara hati-hati saat puasa.

Apakah gosok gigi setelah sahur lebih dianjurkan?

Gosok gigi setelah sahur lebih dianjurkan karena risiko tertelannya air atau pasta gigi jauh lebih kecil. Menyikat gigi sebelum waktu Subuh membantu menjaga kebersihan mulut sepanjang hari tanpa menimbulkan keraguan tentang sahnya puasa.

Bagaimana hukum berkumur saat puasa?

Berkumur saat puasa diperbolehkan selama air tidak tertelan ke dalam tenggorokan. Berkumur sering dilakukan saat wudhu dan tetap sah selama dilakukan secukupnya. Namun, dianjurkan tidak berlebihan agar tidak meningkatkan risiko air masuk ke perut.

Apakah tidak sengaja menelan air saat sikat gigi membatalkan puasa?

Tidak sengaja menelan sedikit air atau pasta gigi saat sikat gigi tidak membatalkan puasa menurut mayoritas ulama. Puasa tetap sah karena kejadian tersebut terjadi tanpa niat dan sulit dihindari sepenuhnya. Meski begitu, kehati-hatian tetap diperlukan saat gosok gigi di siang hari.

Kapan waktu terbaik gosok gigi saat puasa?

Waktu terbaik gosok gigi saat puasa adalah setelah sahur dan setelah berbuka karena lebih aman dari risiko tertelan. Jika ingin menyikat gigi pada siang hari Ramadan, sebaiknya gunakan pasta secukupnya dan berkumur dengan hati-hati agar puasa tetap sah.

Apakah lebih baik menggunakan siwak saat puasa?

Menggunakan siwak saat puasa sering dianggap lebih aman dibanding pasta gigi karena tidak mengandung busa atau rasa kuat. Siwak juga dianjurkan dalam ajaran Islam untuk menjaga kebersihan mulut, sehingga bisa menjadi alternatif menyikat gigi saat puasa tanpa menimbulkan kekhawatiran berlebihan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.