Bolehkah Suntik Insulin Saat Puasa? Ini Penjelasan Lengkap Menurut Islam dan Medis

AKURAT.CO Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Namun, bagi penderita diabetes yang rutin menggunakan insulin, muncul kekhawatiran tersendiri.
Banyak yang bertanya-tanya, apakah suntik insulin di siang hari saat puasa diperbolehkan, dan apakah tindakan tersebut dapat membatalkan puasa yang sedang dijalani.
Pertanyaan ini wajar muncul karena puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkannya.
Di sisi lain, penderita diabetes tetap harus menjaga kadar gula darah agar tetap stabil demi kesehatan.
Oleh karena itu, penting untuk memahami hukum suntik insulin saat puasa dari sudut pandang agama dan kesehatan secara menyeluruh.
Berikut penjelasan lengkap mengenai boleh atau tidaknya suntik insulin saat puasa yang perlu diketahui.
Baca Juga: Suntik Insulin Obat Paling Aman Untuk Bumil dengan Diabetes?
Hukum Suntik Insulin Saat Puasa Menurut Islam
Dalam pandangan mayoritas ulama, suntik insulin tidak membatalkan puasa. Hal ini karena insulin disuntikkan melalui kulit dan tidak masuk ke tubuh melalui mulut, hidung, atau lubang tubuh lain yang secara langsung menuju saluran pencernaan.
Selain itu, insulin juga tidak berfungsi sebagai makanan atau minuman, melainkan sebagai obat untuk membantu mengatur kadar gula darah.
Suntik insulin termasuk tindakan medis yang bersifat pengobatan. Selama suntikan tersebut tidak mengandung unsur nutrisi yang menggantikan fungsi makan dan minum, maka puasa tetap dianggap sah.
Oleh sebab itu, penderita diabetes yang membutuhkan insulin tetap diperbolehkan menjalani puasa tanpa harus merasa ragu.
Namun, jika suntikan yang diberikan mengandung zat nutrisi atau cairan yang berfungsi sebagai asupan energi bagi tubuh, maka hal tersebut dapat membatalkan puasa. Karena itulah, penting untuk membedakan antara suntikan obat dan suntikan nutrisi.
Tinjauan Medis tentang Suntik Insulin Saat Puasa
Dari sisi kesehatan, insulin merupakan bagian penting dalam pengelolaan diabetes.
Insulin membantu tubuh mengontrol kadar gula darah agar tetap berada dalam batas normal.
Menghentikan atau menunda suntik insulin tanpa pengawasan dokter dapat berisiko menyebabkan hiperglikemia atau hipoglikemia yang berbahaya.
Saat menjalani puasa, penderita diabetes tetap dianjurkan untuk mengikuti jadwal suntik insulin sesuai anjuran tenaga medis.
Dalam beberapa kondisi, dokter mungkin akan menyesuaikan dosis atau waktu penyuntikan agar lebih aman selama Ramadan. Oleh karena itu, konsultasi sebelum berpuasa sangat dianjurkan.
Selain itu, penderita diabetes juga perlu memperhatikan pola makan saat sahur dan berbuka, serta rutin memantau kadar gula darah untuk menghindari komplikasi selama berpuasa.
Baca Juga: Jangan Suntik Insulin hanya untuk Punya Tubuh 'Binaraga'
Kapan Suntik Insulin Sebaiknya Dilakukan?
Suntik insulin dapat dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan medis, termasuk di siang hari saat puasa.
Tidak ada larangan khusus mengenai waktu penyuntikan selama insulin tersebut memang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Namun, sebagian orang memilih menyuntikkan insulin saat sahur atau setelah berbuka demi kenyamanan pribadi.
Yang terpenting adalah tidak mengabaikan kebutuhan tubuh hanya demi memaksakan puasa.
Jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan, Islam juga memberikan keringanan bagi orang sakit untuk tidak berpuasa dan menggantinya di kemudian hari atau dengan ketentuan lain sesuai syariat.
Suntik insulin saat puasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa, selama suntikan tersebut bertujuan untuk pengobatan dan tidak mengandung nutrisi seperti makanan atau minuman.
Baik dari sudut pandang agama maupun medis, kesehatan tetap menjadi prioritas utama.
Bagi penderita diabetes, menjalankan puasa sebaiknya disertai dengan pemahaman yang benar dan pengawasan medis yang tepat.
Dengan begitu, ibadah puasa dapat tetap dijalani dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan.
Vania Tri Yuniar (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









