Amalan Sebelum Melakukan Wudhu

AKURAT.CO, Wudhu merupakan amalan yang dilakukan sebelum seseorang melaksanakan shalat. Selain itu wudhu juga dilakukan manakala Anda akan memegang mushaf. Sehingga hukum berwudhu saat akan melakukan keduanya adalah wajib.
Ada banyak manfaat wudhu baik secara fisik maupun batin. Seseorang akan terlihat bersih setiap setelah berwudhu. Secara batin, hati dan qalbunya selalu suci.
Terdapat amalan khusus sebelum Anda berwudhu. Berikut amalan tersebut:
Baca Juga: Sunah-sunah Wudhu yang Bisa Memudahkan Muslim Masuk Surga
1. Ta‘awudz sebelum berwudhu
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
A‘ūdzu billāhi minas syaithānir rajīm.
Artinya, “Aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan yang terkutuk.”
2. Basmalah sebelum berwudhu
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ
Bismillāhir rahmānir rahīm.
Artinya,“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
3. Tahmid atas nikmat Islam sebelum berwudhu
الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى الْإِسْلَامِ وَنِعْمَتِهِ
Alhamdulillāhi ‘alal Islāmi wa ni‘matihī.
Artinya, “Segala puji bagi Allah atas Islam dan nikmatnya.”
Baca Juga: Ragam Pendapat Para Ulama tentang Sentuhan Kulit Laki-laki dan Perempuan setelah Wudhu
4. Tahmid atas nikmat air sebelum berwudhu
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ الْمَاءَ طَهُورًا وَالْإِسْلَامَ نُورًا
Walhamdulillāhil ladzī ja‘alal mā`a thahūran, wal Islāma nūran.
Artinya, “Segala puji bagi Allah yang menjadikan air itu suci dan Islam itu cahaya.”
5. Ta’awudz dari was-was setan
رَبِّ أَعُوذُ بِك مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُون
Rabbi a‘ūdzu bika min hamazātis syayāthīni, wa a‘ūdzu bika rabbi an yahdhurūn.
Artinya, “Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan. Aku juga berlindung kepada-Mu wahai Tuhanku dari kepungan mereka,” (Surat Al-Mukminun ayat 97-98).
6. Dua kalimat syahadat sebelum berwudhu
أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu an lā ilāha illallāhu, wa asyhadu anna Muhammadan rasūlullāhi.
Artinya, “Aku bersaksi, tiada tuhan selain Allah. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”
Wallahu A'lam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










