Lakukan 7 Amalan Ini, Ringan Tapi Berat Timbangan Pahalanya

AKURAT.CO Dalam ajaran Islam, banyak sekali amalan-amalan ringan yang memiliki timbangan amalan yang berat.
Bukan hanya sekadar amalan wajib saja, namun amalan sunah pun banyak yang bisa dilakukan. Baik itu amalan berupa salat mau pun amalan berupa sedekah dan lainnya.
Terlepas dari amalan wajib yang harus dilakukan seperti salat, puasa, zakat, haji atau amalan wajib lainnya.
Allah SWT tetap memberikan keringanan kepada hamba-hamba-Nya untuk bisa mendapatkan pahala, yaitu dengan memberikan dan menentukan amalan sunah atau yang disebut dengan amalan jariah sebagai tambahan mencari pahala.
Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan secara ringan tetapi pahalanya berat. Lalu apa saja amalan tersebut?
Baca Juga: Amalan-amalan Agar Cepat Naik Haji Lengkap Arab Dan Arti, Mudah Diamalkan Setelah Sholat
Dikutip dari berbagai sumber pada Selasa (14/11/2023), berikut ini 7 amalan yang ringan dilakukan tetapi berat timbangan pahalanya:
7 amalan yang ringan dilakukan tapi berat pahalanya
1. Amalan mendoakan kebaikan orang lain
Sebagai sesama muslim, sudah seharusnya untuk saling mendoakan, baik itu saat dalam keadaan susah mau pun senang.
Muslim yang satu dengan muslim lainnya adalah satu kesatuan, apabila satu di antaranya merasakan sakit maka muslim yang lain juga merasakannya.
Mendoakan kebaikan untuk orang lain sudah dijelaskan oleh Rasulullah SAW melalui hadisnya, apalagi jika doa yang dipanjatkan tidak diketahui oleh orang yang ingin didoakan. Adapun hadis tersebut ialah sebagai berikut ini:
“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, ‘Dan bagimu juga kebaikan yang sama.”’ (HR. Muslim).
2. Amalan membaca Al-Quran walaupun 1 huruf, apalagi jika dibaca saat bulan Ramadan
Membaca Al-Quran juga termasuk amalan yang ringan tetapi berat pahalanya. Walaupun hanya membaca satu huruf saja pasti akan Allah beri nilai pahala dengan sepuluh kebaikan, dan berkaitan dengan ini sudah dijelaskan dalam hadis yaitu:
”Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Quran) maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi No. 2327).
3. Doa anak untuk orang tua
Doa anak untuk orang tuanya yang masih hidup atau yang sudah wafat itu sangat besar pahalanya.
Bahkan disebutkan dalam hadis, bahwa salah satu amalan yang pahalanya terus mengalir walaupun orang tua telah wafat adalah doa anak untuk orang tuanya.
“Apabila anak adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya darinya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariah (sedekah yang pahalanya terus mengalir), ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang selalu mendoakannya.” (HR. Muslim No. 1631).
4. Berzikir
Amalan selanjutnya ialah berzikir mengingat Allah SWT. Amalan berzikir bukan hanya dapat memberikan pahala yang banyak tetapi dijelaskan dalam Al-Quran, bahwa orang yang senantiasa berzikir mengingat Allah akan mendapatkan balasan berupa selalu diingat dan diberikan ketenteraman hati oleh Allah SWT.
فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ ١٥٢
Artinya: “Maka ingatlah kepada-ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah ayat 152).
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ ٢٨
Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Rad ayat 28).
5. Muazin
Muazin adalah orang yang bertugas untuk mengumandangkan panggilan ibadah salat, yaitu ‘azan’ dan ‘iqamah.’ Seorang muazin merupakan orang yang mempunyai amalan ringan tetapi berat timbangan pahalanya di akhirat kelak.
“Muazin diampuni dosanya sejauh jangkauan azan-nya. Seluruh benda yang basah mau pun yang kering, yang mendengarkan azan-nya memohonkan ampunan untuknya.” (HR. Ahmad).
“Muazin mendapatkan pahala seperti pahala orang yang salat bersamanya.” (HR. An-Nasa’i).
6. Menjenguk orang sakit
Amalan yang juga ringan dilakukan tetapi berat pahalanya adalah amalan menjenguk orang yang sakit.
Sebagai sesama muslim, sudah seharusnya saling tolong menolong termasuk dalam menjenguk saudara sesama muslim yang sedang sakit.
“Barang siapa yang menjenguk orang sakit, maka (malaikat) dari langit memanggil, berbahagialah kamu dan sungguh baik langkahmu dan engkau menempati sebuah rumah di surga.” (HR. Ibnu Majah).
Rasulullah SAW bersabda; “Barang siapa yang menjenguk orang yang sedang sakit, dia senantiasa berada pada khurfah (kebun) di surga hingga kembali ke rumahnya.” (HR. Muslim, Ahmad, dan Tirmidzi).
Baca Juga: 5 Amalan Nabi Sebelum Tidur Wajib Ditiru Muslim Agar Tetap Berkah Dan Berpahala
7. Amalan memberikan waktu tambahan untuk orang yang berutang
Memberikan waktu tambahan bagi orang yang berutang termasuk ke dalam amalan yang ringan. Namun, dapat memberikan timbangan pahala yang berat, sebagai sesama muslim sudah seharusnya memberikan kemudahan pada sesama dan tidak memersulitnya.
“Barang siapa memberi tenggang waktu bagi orang yang berada dalam kesulitan untuk melunasi hutang atau bahkan membebaskan utangnya, maka dia akan mendapat naungan Allah.” (HR. Muslim No. 3006).
وَإِن كَانَ ذُو عُسْرَةٍۢ فَنَظِرَةٌ إِلَىٰ مَيْسَرَةٍۢ ۚ وَأَن تَصَدَّقُوا۟ خَيْرٌۭ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ ٢٨٠
Artinya: “Dan jika (orang berutang itu) dalam kesulitan, maka berilah tenggang waktu sampai dia memeroleh kelapangan. Dan jika kamu menyedekahkan, itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah ayat 280).
Demikianlah tujuh amalan yang bisa dilakukan dengan ringan, tetapi berat timbangan pahalanya di akhirat kelak.
Senantiasalah melakukan amalan-amalan yang ringan seperti yang dijelaskan di atas, sehingga bisa mendapatkan tambahan pahala yang banyak selain dari mengerjakan amalan wajib. Raodatuljanah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






