Dukcapil Jakarta Raih Capaian Perekaman KTP Elektronik Tertinggi secara Nasional

AKURAT.CO Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Jakarta meraih apresiasi dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri atas capaian perekaman KTP elektronik tertinggi di Indonesia.
Capaian tersebut dinilai istimewa karena enam wilayah administrasi Provinsi Jakarta masuk dalam daftar 10 kabupaten/kota terbaik nasional dalam perekaman KTP-el.
Keenam wilayah itu yakni Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, mengatakan, keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh sistem digital dan teknologi pelayanan tetapi juga kualitas sumber daya manusia di lapangan.
"Sehebat apa pun sistemnya, jika SDM tidak kompeten maka akan sia-sia. Peningkatan kapasitas sangat krusial di era digitalisasi ini. Kita harus menyadari bahwa data kependudukan adalah tulang punggung seluruh sektor pelayanan publik mulai dari kesehatan hingga ekonomi, sehingga data ini harus menjadi satu-satunya sumber kebenaran yang akurat," jelasnya di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga: Cara Aktivasi KTP Digital 2026 Lewat HP, Mudah dan Cepat!
Dukcapil Provinsi Jakarta mencatat jumlah penduduk yang masuk cakupan wajib KTP-el pada 2025 mencapai 8.083.729 jiwa. Untuk mencapai target 100 persen, Dukcapil menjalankan berbagai strategi pelayanan, termasuk program jemput bola ke sekolah-sekolah.
"Perekaman KTP-el kini dapat dimulai sejak usia 16 tahun. Jadi ketika warga genap berusia 17 tahun, mereka dapat langsung mengambil cetakan KTP elektroniknya," ujar Teguh.
Selain di Jakarta, daerah lain yang masuk daftar terbaik nasional ialah Kabupaten Wonogiri, Kota Magelang, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Lombok Timur.
Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menyebut penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan terhormat atas apresiasi ini. Pencapaian ini adalah hasil kolaborasi kolektif yang tidak mungkin terwujud tanpa arahan yang kuat dari pimpinan, sinergi luar biasa dari seluruh jajaran lintas sektor, serta seluruh petugas pelayanan yang telah bekerja melampaui tugasnya, baik siang maupun malam," jelasnya.
Baca Juga: Data di KTP Salah? Ini Panduan Lengkap Memperbaikinya Tanpa Ribet
Denny juga mengapresiasi warga Jakarta yang dinilai proaktif dalam merespons program-program Dukcapil.
"Penghargaan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat," katanya.
Untuk memperluas layanan, Dukcapil Provinsi Jakarta menggandeng berbagai pihak, mulai dari wali kota, camat, lurah, RT/RW hingga Dinas Pendidikan.
Selain layanan reguler, Dukcapil juga membuka layanan tambahan seperti pelayanan Jumat Petang yang digelar minggu kedua setiap bulan pukul 16.30 hingga 19.30 di seluruh titik layanan Dukcapil Provinsi Jakarta.
Sementara itu, pelayanan perekaman KTP-el bagi pemula dilakukan di loket pelayanan Dukcapil tingkat kelurahan sesuai domisili warga.
Baca Juga: Tak Perlu Ribet, Begini Cara Mengurus KTP yang Rusak Tanpa Surat Pengantar
Denny menegaskan bahwa data kependudukan memiliki peran penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah berbasis data.
"Data kependudukan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah. Karena itu, akurasi dan pembaruan data harus terus dijaga," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







