Akurat

Panen di Cianjur, Jakarta Perkuat Pasokan Pangan Jelang Ramadan

Okto Rizki Alpino | 12 Februari 2026, 21:31 WIB
Panen di Cianjur, Jakarta Perkuat Pasokan Pangan Jelang Ramadan

AKURAT.CO Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menghadiri panen padi di Desa Sindang Jaya, Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini menegaskan eratnya kerja sama Pemerintah Provinsi Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam memperkuat ketahanan pangan antardaerah.

Rano Karno mengatakan, kolaborasi ini lahir dari kesadaran bersama bahwa ketahanan pangan tidak cukup dibangun lewat wacana.

"Kerja sama ini lahir dari kesadaran sederhana bahwa ketahanan pangan tidak dibangun dengan wacana, melainkan dengan keberanian untuk bekerja sama," ujarnya.

Rano Karno menekankan sinergi ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Terutama menjelang Ramadan, Imlek, dan hari besar lainnya.

"Kita ingin pasokan terjaga dan harga tetap wajar, petani tersenyum, serta warga Jakarta merasa tenang menyambut Ramadan, Imlek dan hari-hari besar lainnya," jelasnya.

Kerja sama antardaerah itu mengacu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 dan diawali dengan penyusunan kesepakatan bersama.

Baca Juga: Program Penting Pemprov Jakarta, Pramono Ingatkan KJP Tepat Sasaran

Implementasinya kemudian ditindaklanjuti secara teknis dan operasional oleh perangkat daerah terkait.

Rano Karno menjelaskan, tindak lanjut kolaborasi dilakukan melalui skema business to business (B2B) antara BUMD Provinsi Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya, dengan mitra usaha di Kabupaten Cianjur.

"Tindak lanjut kerja sama ini dilaksanakan melalui skema business to business (B2B), yakni antara BUMD Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini PT Food Station Tjipinang Jaya, dengan mitra usaha di Kabupaten Cianjur," katanya.

Selain itu, kerja sama juga diperkuat melalui skema government to government (G2G) antara Pemprov Jakarta dan Pemkab Cianjur.

Rano Karno berharap kemitraan ini tidak berhenti pada seremoni panen tetapi berlanjut secara konsisten dalam jangka panjang. Ia mengajak kedua daerah memanfaatkan masa kepemimpinan masing-masing untuk mempererat hubungan dan memperluas potensi kolaborasi.

"Saya berharap kerja sama ini menjadi awal yang berkelanjutan. Selama saya di Jakarta dan Bang Ramsi di Cianjur, mari kita manfaatkan empat tahun ini untuk memperkuat hubungan baik. Jakarta mungkin tidak memiliki lahan, tetapi memiliki kapasitas fiskal yang besar. Anggaran besar ini harus dimanfaatkan untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan," terangnya.

Menurut Rano Karno, kesepakatan lima tahun yang telah disusun harus menjadi fondasi kuat bagi perangkat daerah untuk menghimpun dan mengembangkan berbagai potensi kerja sama.

Baca Juga: Mudik Gratis Lebaran 2026 Rute Jakarta–Jawa Tengah, Ini Syarat yang Perlu Disiapkan

"Kami berharap kesepakatan lima tahun ini menjadi dasar yang kokoh bagi perangkat daerah untuk menghimpun dan mengembangkan berbagai potensi kerja sama. Dengan sinergi yang berkelanjutan, kebutuhan kedua belah pihak dapat terpenuhi secara optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tutupnya.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.