Akurat

Masih Banyak Pekerjaan Rumah Pemprov Jakarta di Tahun Pertama Pramono Anung-Rano Karno

Okto Rizki Alpino | 21 Februari 2026, 19:53 WIB
Masih Banyak Pekerjaan Rumah Pemprov Jakarta di Tahun Pertama Pramono Anung-Rano Karno

AKURAT.CO Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan Gubernur Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno setelah satu tahun memimpin Provinsi Jakarta.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi D DPRD Jakarta, Yuke Yurike, usai talk show bertajuk "Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah" di Taman Bendera Pusaka, Jumat (20/2/2026).

Yuke menyoroti kesenjangan kemiskinan sebagai pekerjaan rumah paling mendesak. Ia menilai persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius di tengah keterbatasan fiskal daerah.

"Ini menjadi PR (pekerjaaan rumah) kita bersama di tengah keterbatasan fiskal," katanya.

Selain kesenjangan kemiskinan, Yuke menyebut persoalan banjir dan kemacetan lalu lintas belum sepenuhnya teratasi.

Menurutnya, dua masalah klasik itu tetap menjadi fokus utama pemprov bersama DPRD Jakarta.

Baca Juga: Setahun Pimpin Jakarta, Pramono Klaim Ekonomi Tumbuh dan Transportasi Makin Murah

Yuke memastikan DPRD akan mengawal penganggaran agar benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap rupiah dalam APBD diarahkan untuk kepentingan warga Jakarta.

"Tantangan kita ke depan di DPRD untuk bersama-sama memastikan anggaran itu untuk kepentingan masyarakat Jakarta," ujarnya.

Meski mengingatkan sejumlah pekerjaan rumah, Yuke tetap memberikan apresiasi atas capaian satu tahun kepemimpinan Pramono-Rano.

Ia menyatakan DPRD mendukung penuh berbagai program yang telah dijalankan Pemprov Jakarta.

"Kami di DPRD sangat-sangat support dan mengapresiasi apa yang setahun ini sudah pak gubernur dan wakil gubernur lakukan," pungkasnya.

Pada Jumat (20/2/2026), Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan capaian yang telah diraih selama menjabat bersama Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, dalam kurun satu tahun.

Sektor pendidikan dan transportasi menjadi kekuatan utama bagi keduanya dalam menjalankan roda pemerintahan. Melalui KJP dan KJMU, Provinsi Jakarta lebih unggul di banding daerah lain dan hampir mendekati kota global.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Beli Takjil di Jakarta Saat Ramadan 2026, Anti Macet dan Murah!

"Total KJMU dan KJP kurang lebih Rp2 triliun. Kami tidak mau dikurangi," katanya.

Pramono menyebut Jakarta terus memperluas jaringan Transjabodetabek. Rute yang telah beroperasi antara lain Alam Sutera-Blok M-PIK 2, Blok M-Bogor, Bekasi-Dukuh Atas-Cawang, Bekasi-Cawang-Cengkareng, hingga Sawangan Depok-Pondok Labu.

"Dalam waktu dekat, rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta akan dibuka dengan tarif tetap Rp3.500," ujarnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.