Akurat

Pemprov Jakarta Siagakan Mitigasi Rob, Enam Wilayah Pesisir Diprediksi Terdampak hingga 6 Desember

Citra Puspitaningrum | 4 Desember 2025, 19:27 WIB
Pemprov Jakarta Siagakan Mitigasi Rob, Enam Wilayah Pesisir Diprediksi Terdampak hingga 6 Desember

AKURAT.CO Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi banjir rob berpotensi melanda wilayah pesisir Jakarta pada 4-6 Desember 2025.

Enam wilayah di Jakarta yang berisiko terdampak ialah Kamal, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, R.E. Martadinata dan Blencong Marunda.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta Dinas Sumber Daya Air dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperketat mitigasi di titik rawan, terutama Muara Angke dan Marunda.

Dia menekankan perlunya langkah cepat mengingat potensi rob masih berlangsung hingga Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: Supermoon Picu Banjir Rob di Jakarta, 16 RT dan 3 Ruas Jalan Terendam

"Jakarta juga akan bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca dalam menghadapi curah hujan ekstrem pada Desember dan Januari," kata Pramono, Kamis (4/12/2025).

Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, mengimbau warga pesisir meningkatkan kesiapsiagaan. Dia mengingatkan durasi pasang tinggi dapat terjadi selama beberapa hari berturut-turut.

"Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut," ujarnya.

BPBD meminta warga mewaspadai perubahan cuaca dan dinamika air laut yang kerap berubah cepat.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Stabil Jelang Nataru, Pramono Anung Jamin Enggak Ada Lonjakan

Aktivitas di area pesisir juga diminta dikurangi, terutama saat puncak pasang untuk menghindari risiko banjir rob.

Masyarakat dapat memantau perkembangan melalui kanal resmi pemerintah seperti Peringatan Dini Gelombang Pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk melaporkan genangan, serta pantaubanjir.jakarta.go.id untuk memantau kondisi secara real-time.

Untuk keadaan darurat, layanan Jakarta Siaga 112 disiapkan selama 24 jam.

"Kami juga sudah menyiagakan Posko Siaga Bencana yang beroperasi 24 jam di seluruh kantor wali kota dan bupati. Kami memastikan respons cepat apabila terjadi genangan atau kenaikan air laut yang signifikan," jelas Isnawa.

Baca Juga: Pramono Akui Jakarta Masih Macet Meski Peringkat Dunia Merosot Drastis

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.