Akurat

Teguh Setyabudi Diharapkan Mampu Benahi Food Station Usai Tersandung Kasus Beras Oplosan

Citra Puspitaningrum | 7 Agustus 2025, 06:28 WIB
Teguh Setyabudi Diharapkan Mampu Benahi Food Station Usai Tersandung Kasus Beras Oplosan

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menunjuk Teguh Setyabudi, menjadi Komisaris Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda). Penunjukkan ini diharapakan mampu membawa angin segar dalam tubuh perusahaan.

"PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) beserta seluruh jajaran Komisaris, Direksi, dan Pegawai menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Teguh Setyabudi atas pelantikan sebagai Komisaris Utama Food Station," tulis manajemen Food Station, melalui akun resmi Instagram, Rabu (6/82025).

Teguh diharapkan mampu memperkuat peran strategis dalam ketahanan pangan, peningkatan tata kelola perusahaan, dan kontribusi terhadap pembangunan daerah serta nasional.

Baca Juga: Pramono Anung Minta Beras Oplosan Food Station Ditarik dari Peredaran

"Semoga Bapak senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan amanah, serta membawa semangat baru dalam mendorong transformasi dan kemajuan berkelanjutan bagi PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda)," lanjut pernyataan tersebut.

Teguh Setyabudi sendiri bukan nama baru di lingkungan Pemprov Jakarta. Dia pernah memimpin Jakarta sebagai Penjabat (Pj) Gubernur pada Oktober 2024 hingga Februari 2025, sebelum Pramono Anung dilantik sebagai Gubernur definitif. Saat ini, Teguh juga masih menjabat sebagai Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di Kementerian Dalam Negeri.

Pramono menilai, Teguh Setyabudi dapat membenahi Food Station (FS) Tjipinang Jaya usai terlibat kasus beras oplosan, sehingga ditunjuk sebagai komisaris utama BUMD itu.

"Saya dan Bang Doel yang memutuskan kenapa Pak Teguh. Memang dibutuhkan orang dengan kredibilitas dan juga rekam jejak yang mumpuni. Karena bagaimanapun persoalan FS ini di luar dugaan saya dan Pak Wagub," kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, dikutip Antara, Selasa (5/8/2025). 

Sebelumnya, Pramono telah menunjuk Direktur Keuangan (Dirkeu), Julius Sutjiadi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya.

Baca Juga: Dirut Food Station Jadi Tersangka, Pramono: Kami Hormati Proses Hukum dan Tak Akan Intervensi

Keputusan penunjukan Plt Dirut dari pihak internal dilakukan, demi menjaga kelangsungan operasional Food Station agar tidak terganggu di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

Dia mengaku, sebelum kasus tersebut viral, dirinya sudah memanggil Dirut dan jajaran Food Station untuk bersiap ambil posisi apabila kasus tersebut terbukti.

Saat itu, Direktur Utama dan Direktur Operasional Food Station langsung merespons dengan menyatakan pengunduran diri mereka, meski kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan. Dengan mundurnya dua jajaran direksi Food Station, maka tersisa hanyalah Direktur Keuangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.