Akurat

Dari Harapan Jadi Kenyataan: Agung Sedayu Group Bangun Kantor Guru untuk SDN Tanjung Burung

Arief Rachman | 14 Juli 2025, 15:35 WIB
Dari Harapan Jadi Kenyataan: Agung Sedayu Group Bangun Kantor Guru untuk SDN Tanjung Burung

AKURAT.CO SDN Tanjung Burung di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, akhirnya memiliki gedung kantor baru setelah bertahun-tahun hanya bisa berangan-angan.

Peresmian gedung hasil bantuan dari Agung Sedayu Group melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) disambut penuh haru dan rasa syukur oleh pihak sekolah dan warga setempat.

Kepala Sekolah SDN Tanjung Burung, Ade Heni Sundari, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas bantuan tersebut. Ia menuturkan, selama ini pihak sekolah terpaksa mengorbankan satu ruang kelas demi keperluan administrasi guru.

“Selama ini kami hanya berangan-angan punya kantor, Pak. Jumlah murid kami 400 orang, dan ruang kelas hanya lima. Tahun lalu ruang kelas 6 terpaksa kami jadikan kantor guru,” ujar Ade Heni penuh haru.

Bantuan yang diberikan Agung Sedayu Group bukan hanya berupa infrastruktur, melainkan juga beasiswa pendidikan bagi siswa-siswi berprestasi yang kurang mampu.

“Ini adalah anugerah buat kami. Anak-anak kami yang berkemampuan tapi tidak mampu kini mendapat beasiswa selama enam bulan dari PIK 2. Terima kasih tak terhingga,” imbuhnya.

Komitmen Tumbuh Bersama Masyarakat

Sementara itu, Direktur Estate Management Agung Sedayu Group, Restu Mahesa, menegaskan, pembangunan pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam komitmen CSR perusahaan, khususnya di kawasan pengembangan PIK 2.

Baca Juga: Trisula Menuju Indonesia Emas

“Kami ingin masyarakat sekitar juga merasakan manfaat dari pembangunan ini, berkembang bersama PIK 2. Hari ini kami bantu pembangunan kantor guru untuk SDN Tanjung Burung, harapannya bisa menunjang operasional sekolah,” ujar Restu.

Ia juga mengapresiasi semangat para guru dan siswa yang terus melanjutkan proses belajar mengajar meski dalam keterbatasan.

“Kalau kita menunggu semua sempurna baru mulai, kapan jalannya? Dengan cara ini, proses tetap berlangsung. Guru makin sejahtera, murid makin pintar, Insya Allah kelak menjadi orang-orang berguna,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Lurah Tanjung Burung, memberikan apresiasi tinggi terhadap respons cepat dan nyata dari CSR PIK 2.

Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan akan ruang guru sudah sejak lama disuarakan oleh pihak sekolah.

“Bu Kepala Sekolah bilang, ‘Pak, ruang guru enggak ada, kita numpang di ruang kelas’. Dan alhamdulillah, baru diucap, langsung dikabulkan PIK,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah turut mendukung dengan membangun dua ruang kelas tambahan.

“Pemerintah malu dong kalau CSR aja yang bergerak. Maka pemerintah daerah juga bantu dua lantai kelas baru. Semoga nanti bisa ditambah lagi biar semua siswa bisa sekolah pagi,” jelasnya.

Terakhir, Lurah menyuarakan harapan warga agar kebutuhan fasilitas ibadah di sekolah juga bisa diperhatikan.

“Tadi sempat dibisikkan soal musala. Kalau bisa, pengajuannya segera diajukan. Saya yakin CSR PIK 2 gak bakal tinggal diam,” ujarnya.

Baca Juga: Berantem Sama Kimberly Ryder, Edward Akbar Ngemis ke Produser: Takut Enggak Dipakai Lagi!

Pembangunan kantor guru ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung sektor pendidikan dasar.

Komitmen PIK 2 sebagai kawasan terpadu dengan orientasi sosial menjadi contoh konkret bahwa pengembangan properti tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal membangun masa depan bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.