Akurat

Diduga Ada Politisasi dari Kasus Remaja Mesum di Taman Langsat

Citra Puspitaningrum | 14 Juni 2025, 22:53 WIB
Diduga Ada Politisasi dari Kasus Remaja Mesum di Taman Langsat

AKURAT.CO Geger pemberitaan yang mengklaim Taman Langsat, Blok M, Jakarta Selatan, dijadikan lokasi mesum oleh oknum tertentu langsung menarik perhatian publik dan mengundang polemik.

Pengamat kebijakan publik, Sugiyanto (SGY), angkat bicara dan melakukan investigasi langsung untuk meluruskan fakta.

"Ketika saya membaca berita itu Jumat sore saya khawatir opini negatif akan tercipta terhadap kebijakan Gubernur Pramono Anung yang membuka taman kota selama 24 jam," ujar Sugiyanto saat dihubungi, Sabtu (14/6/2025).

Sugiyanto pun langsung mendatangi Taman Langsat malam harinya. Dari hasil pengamatan, kawasan tersebut terang benderang dengan lampu taman yang menyala penuh, persis menghadap ke Jalan Barito II yang masih ramai dilalui kendaraan.

Baca Juga: Viral Remaja Mesum di Taman Langsat, DPRD: Keamanan 24 Jam Harus Diperketat

"Mustahil ada aksi asusila di tempat yang terang dan terbuka seperti itu, apalagi ada patroli Satpol PP dan polisi," kata Sugiyanto.

Menurutnya, pemberitaan awal berasal dari satu media daring yang memuat foto sepasang pria dan wanita di taman pada Selasa, 10 Juni. Foto ini kemudian viral dan dimanfaatkan sejumlah akun YouTube dengan judul provokatif yang menuding Taman Langsat sebagai ‘tempat mesum para remaja’.

Sugiyanto menduga, ada politisasi di balik pemberitaan ini yang berpotensi merugikan banyak pihak dan mencemarkan citra kebijakan publik yang progresif.

"Jika memang ada tindakan asusila, itu pelanggaran hukum yang harus dilaporkan ke polisi. Namun, menyebarkan isu tanpa bukti dan laporan resmi justru merugikan masyarakat luas," tegasnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk menjaga ruang publik bersama dan tidak cepat terpancing isu tanpa dasar kuat. "Kebijakan taman 24 jam adalah upaya menyediakan ruang terbuka hijau yang inklusif dan aman untuk semua warga Jakarta," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.