Akurat

Kinerja 100 Hari Kepemimpinan Pramono-Rano Tunjukkan Komitmen Perubahan di Jakarta

Citra Puspitaningrum | 3 Juni 2025, 20:32 WIB
Kinerja 100 Hari Kepemimpinan Pramono-Rano Tunjukkan Komitmen Perubahan di Jakarta

AKURAT.CO Kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung - Rano Karno, dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya sudah menunjukkan arah kerja yang patut diapresiasi.

Wakil Ketua DPRD Jakarta, Rani Mauliani, mengatakan meski waktu 100 hari belum cukup menyelesaikan seluruh persoalan klasik Jakarta, seperti macet dan banjir, namun sejumlah langkah awal yang diambil layak diapresiasi.

"So far, kinerja beliau baik. Memang masih banyak PR, tapi arah kebijakan yang diambil menunjukkan komitmen untuk berubah," ujar Rani, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Baca Juga: Transjabodetabek Tembus Bogor-Blok M, Gubernur Pramono Siap Resmikan Pekan Ini

Salah satu program yang disorot adalah, imbauan penggunaan transportasi umum setiap hari Rabu, khususnya bagi ASN dan masyarakat umum. Program ini dinilai sebagai langkah awal membangun budaya transportasi yang lebih ramah lingkungan.

"Imbauan naik angkutan umum tiap Rabu cukup seru kalau konsisten dijalankan. Ini bisa jadi pintu masuk perubahan budaya mobilitas warga Jakarta," ujarnya.

Tak hanya itu, dia juga mengapresiasi dua kebijakan lain, yaitu program sekolah gratis dan penambahan rute transportasi publik. Menurutnya, langkah-langkah itu menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat bawah.

"Sekolah gratis dan tambahan rute transportasi publik adalah bentuk konkret layanan dasar yang membaik. Harapannya bisa diperluas ke depan," tambahnya.

Seperti diketahui, Pramono Anung resmi dilantik sebagai Gubernur Jakarta pada Kamis 20 Februari 2025, menggantikan Heru Budi Hartono.

Baca Juga: Stadion Tugu Jakarta Utara Direvitalisasi, Gubernur Pramono Anung Tinjau Progres Pembangunan

Dia didampingi Rano Karno, yang akrab disapa Bang Doel, dalam masa transisi menjelang status Jakarta sebagai kota global usai pindahnya ibu kota negara ke IKN Nusantara.

Selama 100 hari pertama, sejumlah inisiatif langsung diluncurkan. Mulai dari penataan sistem transportasi, penguatan identitas Betawi, peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan, hingga reformasi tata ruang kota. Komitmen terhadap transparansi dan kolaborasi lintas sektor juga mulai ditunjukkan.

Rani memastikan DPRD DKI akan terus mengawal dan mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat. "Kami siap dukung kebijakan berbasis kebutuhan riil warga. Kolaborasi adalah kunci," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.