PIK 2 Tancap Gas! PANI Bidik Pra-Penjualan Rp5,3 Triliun di 2025

AKURAT.CO PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), pengembang kawasan elit Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) di Jakarta Utara, menetapkan target ambisius pra-penjualan sebesar Rp5,3 triliun untuk tahun 2025.
Target ini bukan tanpa alasan—PANI percaya diri menatap masa depan berkat fondasi kuat berupa land bank raksasa seluas 1.845 hektar dan strategi pasar yang jitu.
Optimisme ini didorong oleh pesatnya pembangunan infrastruktur dan fasilitas premium yang akan mendongkrak daya tarik kawasan PIK 2.
Salah satu proyek andalan yang tengah jadi sorotan adalah Nusantara International Convention and Exhibition (NICE)—pusat pameran megaskala yang membentang lebih dari 188.000 meter persegi dan dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada 2026, dengan acara perdana sudah siap digelar Oktober tahun ini.
Tak hanya itu, PIK 2 juga akan semakin semarak dengan kehadiran deretan kuliner baru yang menambah daya magnet kawasan ini sebagai destinasi gaya hidup modern.
Baca Juga: Imbangi Hongkong, Timnas Hoki Indonesia Putri Berpeluang ke Semifinal Piala Asia 2025
Namun, game-changer sesungguhnya adalah Tol Kamal–Teluk Naga–Rajeg (Kataraja) yang tengah dalam tahap akhir pembangunan.
Begitu rampung pada semester pertama 2025, tol ini akan memangkas waktu tempuh dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke PIK 2 menjadi hanya 7 menit.
Akses super cepat ini bakal mengukuhkan posisi PIK 2 sebagai gerbang emas Jakarta untuk hunian, bisnis, dan pariwisata.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma (Aguan), menegaskan, strategi penetapan target Rp5,3 triliun merupakan refleksi dari dinamika pasar kuartal pertama serta antisipasi terhadap situasi ekonomi domestik dan global.
"Kami harus tetap gesit dan adaptif menghadapi tantangan dan peluang ke depan," ujarnya.
Aguan juga menegaskan komitmen penuh PANI dalam mempercepat penyelesaian proyek-proyek strategis yang akan menjadi tulang punggung kawasan.
Fasilitas seperti NICE dan Tol Kataraja menjadi prioritas utama agar PIK 2 siap menyambut lonjakan mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Baca Juga: Gaji PNS Dikabarkan Naik 16 Persen Tahun Ini, Menteri PANRB: Saya Belum Tahu
“Kami bertekad untuk terus menghadirkan produk-produk unggulan yang tidak hanya bernilai tinggi, tetapi juga mendukung gaya hidup berkelanjutan,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










