Di Rapimgab, Fraksi PDIP DPRD DKI Usulkan Dua Nama Pj Gubernur Jakarta

AKURAT.CO Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta, mengusulkan dua nama calon untuk mengisi jabatan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, untuk menggantikan masa jabatan Pj Gubernur Heru Budi Hartono yang akan habis pada 17 Oktober 2024.
"PDIP sepakat telah mengadakan rapat internal. Ada dua nama yang kita usung," kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Chicha Koeswoyo, dalam rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) di Ruang Serbaguna gedung DPRD DKI Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2024).
Kendati sudah mengantongi nama dua calon Pj Gubernur, Chica diminta tidak menyebutkan nama-nama calon yang diusulkan Fraksi PDIP. Ketua Sementara DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, memerintahkan Chica untuk menyerahkan usulan tersebut melalui catatan tertulis.
"Baik, nanti akan kita sampaikan secara tertulis," ujarnya.
Baca Juga: Pj Gubernur DKI Imbau Warga Jakarta Gunakan Hak Pilih dengan Benar di Pilgub 2024
Achmad Yani mengungkapkan bahwa masing-masing fraksi bisa menyerahkan tiga nama calon kandidat Pj Gubernur yang diusung maksimal, pada Jumat (13/9/2024).
"Pada hari ini masing-masing partai politik DPRD DKI Jakarta dapat mengusulkan nama-nama calon Pj Gubernur DKI Jakarta maksimal 13 September 2024," ucapnya.
Sementata itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Demokrat, Mujiyono, meminta untuk penambahan waktu melebih 13 September. Sebab, DPRD DKI akan membahas APBD 2025 dalam waktu dekat.
Selain itu, masih terdapat persyaratan-persyaratan teknis yang harus kembali dicermati lebih jauh.
"(Dalam persyaratan) disebutkan bahwa pejabat ASN yang menduduki JPT Madya. Di DKI Jakarta hanya ada Pak Pj Gubernur kemudian ada Sekda, kemudian ada Pak Marullah. Kan pilihannya tiga," kata Mujiyono.
"Itu sementara kalau melihat lagi kepada persyaratan yang berikutnya ada penilaian kinerja pegawai. Kalau kita mau pilih A, B nya seperti apa, beda B, A, dan C nnya seperti apa. Jadi karena hal tersebut menurut hemat saya bisa dilakukan penambahan waktu," sambungnya.
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, M Taufik Zoelkifli, mengaku lega penyerahan nama kandidat pengganti Heru Budi sebagai Pj Gubernur terakhir pada Jumat lusa. Sebab, hingga kini partainya belum memiliki nama pengganti Heru Budi.
"Kondisi dari kita di DPRD sebenarnya kelihatannya belum siap, fraksi-fraksi belum terbentuk dengan sempurna sehingga fraksi PKS pun belum membicarakannya. Jadi, belum menentukan kira-kira dari Fraksi PKS seperti apa," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









