Timnas U-17 Lolos ke Piala Dunia, DPR: Saatnya Serius Benahi Pembinaan Sepak Bola Usia Muda

AKURAT.CO Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyambut antusias keberhasilan Timnas U-17 Indonesia melaju ke Piala Dunia U-17 2025.
Ia menilai capaian tersebut bukan sekadar kemenangan di atas rumput hijau, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sistem pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia.
“Selamat untuk Garuda Muda! Lolos ke Piala Dunia adalah bukti bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di panggung dunia. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang,” ujar Hetifah, Selasa (8/4/2025).
Sebagai pimpinan DPR yang membidangi pemuda dan olahraga, Hetifah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong kemajuan sepak bola usia dini—mulai dari pemerintah pusat dan daerah, PSSI, sekolah, hingga komunitas.
“Kami akan dorong peningkatan anggaran, pembangunan infrastruktur olahraga yang layak, dan pemberian insentif untuk atlet muda. Beasiswa juga penting, agar mereka bisa terus berkembang tanpa dibatasi persoalan ekonomi,” tambahnya.
Baca Juga: China Kecam Tarif Resiprokal AS: Ancaman Serius bagi Negara Berkembang dan Ekonomi Global
Ia juga menekankan perlunya evaluasi berkelanjutan terhadap program pembinaan atlet muda oleh federasi sepak bola.
Menurutnya, keberhasilan saat ini harus dijaga dengan sistem yang berkelanjutan dan partisipatif.
Hetifah percaya keterlibatan masyarakat dan komunitas sepak bola lokal adalah kunci untuk mempererat hubungan antara tim nasional dan publik.
“Garuda Muda tidak hanya milik PSSI, mereka milik kita semua. Dukungan publik adalah energi yang tak ternilai.”
Keberhasilan Timnas U-17 memastikan tiket ke Piala Dunia setelah menumbangkan Yaman dengan skor meyakinkan 4-1 dalam laga Grup C Piala Asia U-17 2025 yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, Senin (7/4/2025).
Dengan raihan enam poin, Indonesia lolos ke perempat final dan mengamankan satu tempat di Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Qatar, 3–27 November 2025.
“Semoga Garuda Muda terus terbang tinggi dan membawa nama baik Indonesia ke pentas dunia,” tutup Hetifah.
Baca Juga: Dukung Pendidikan Pesantren, Pramono Lepas 1.024 Santri ke Pondok Modern Gontor
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag









