Akurat Logo

Bertemu Erick Thohir, Kapolri Pastikan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar

Endarti | 15 Juli 2024, 19:31 WIB
Bertemu Erick Thohir, Kapolri Pastikan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar

AKURAT.CO, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/7/24).

Dalam audiensi ini dibahas beberapa hal salah satunya persiapan pengamanan Piala Presiden 2024 yang akan dimulai pada 19 Juli mendatang.

Kapolri mengatakan, pertemuan dengan Ketum PSSI Erick Thohir merupakan langkah agar persepakbolaan Indonesia dapat berjalan lebih baik dari sisi penyelenggaraan, pemain, wasit, dan suporter.

Baca Juga: Piala Presiden 2024 Hanya Diikuti Delapan Klub, Ini Alasannya

"Kita sepakat mendukung apa yang menjadi kebijakan FIFA untuk mempersiapkan sepakbola Indonesia agar betul-betul mengikuti standar FIFA. Hari ini kita melaksanakan rapat untuk mempersiapkan bagian dari event yang sudah disiapkan pramusim yaitu Piala Presiden," kata Sigit melalui keterangannya resminya.

Sigit menuturkan bahwa Polri pada event ini akan ikut mengawal proses pengamanan penyelenggaraannya. Adapun izin penyelenggaraan pun sudah dikeluarkan oleh Polri.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan bahwa proses pengamanan pada Piala Presiden 2024 akan menggunakan standar FIFA. Di mana polisi akan tetap berada di sekitar stadion dan di area dalam pengamanan akan dilakukan oleh steward (pengawas pertandingan).

"Tentunya ada kepolisian namun polisi akan masuk manakala ada permintaan untuk masuk. Itu standarnya. Namun di tempat lain kita berkoordinasi dengan model yang terbaik. Namun saat ini model yang ada kita laksanakan karena ini standarnya FIFA," ujarnya.

Sementara itu, Erick Thohir mengatakan bahwa kunjungannya kali ini juga dilakukan untuk memastikan kalender liga dan tim nasional selama tiga tahun ke depan dapat teratur dan berjalan dengan baik.

"Karena memang ini tujuan utama di mana kerja sama dan kesepakatan FIFA dan RI kita ingin menciptakan sepakbola yang transparan dan juga sepakbola mempersatukan bangsa bukan sepakbola yang memecah belah bangsa," ujarnya.

Kemudian, untuk pelaksanaan Piala Presiden 2024, Menteri BUMN ini menyampaikan bahwa pihak kepolisian menyatakan siap mengawal agar berjalan lancar dan aman.

Baca Juga: Diikuti 8 Tim Liga 1, Piala Presiden Perebutkan Hadiah Total Rp5 Miliar

"Hari ini yang bisa kita sampaikan Bapak Kapolri dan kita memastikan Piala Presiden akan kita kawal dengan baik. Tentu mohon semua pihak bisa mendukung Piala Presiden ini yang pembukaannya di Bandung pada tanggal 19 Juli pukul 3 sore," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Erick pun menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan jajarannya yang ikut mendukung pesepakbolaan Indonesia menjadi lebih baik. Ia pun mencontohkan bagaimana pengamanan agenda tim nasional yang dilakukan Polri.

"Coba kita lihat kerja sama PSSI dan kepolisian di Tim Nasional sekarang sudah rapi. Bagaimana aman, nyaman, nah yang ini kita cita-citakan untuk liga dalam dua tahun mendatang," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Steering Comitee Piala Presiden 2024 Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa Piala Presiden diharapkan menjadi role model dalam transparansi. Maka dari itu semua penyelenggarannya diaudit pihak yang memang berkompeten.

"Bapak presiden Jokowi ingin membangun industri olahraga, pembiayaannya swasta jadi tidak ada dari BUMN dan APBN. Visi presiden Jokowi dan Pak Erick pada akhirnya menjadi industri olahraga jadi pembiayaannya dari swasta. Kita berharap rating-nya harus tinggi sehingga menarik sponsor dan iklan," katanya.

Ara, sapaan Maruarar, menyampaikan bahwa dengan bantuan Kapolri dan jajarannya yang memastikan tidak ada pengaturan skor dalam penyelenggaraan Piala Presiden sangat penting untuk menjadi value dan role model.

"Ini hadiahnya tinggi, juara 1 itu Rp5 miliar. Belum ada turnamen dengan bermain dua minggu hadiah Rp5 miliar," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H