Akurat

Jadi Penentu Emas Indonesia di Final Beregu Putra, Ubed: Dari Awal Kami Sangat Kompak

Leo Farhan | 10 Desember 2025, 20:43 WIB
Jadi Penentu Emas Indonesia di Final Beregu Putra, Ubed: Dari Awal Kami Sangat Kompak
 
 
Laporan langsung Akurat.co dari SEA Games Thailand 2025 didukung oleh Jamkrindo dan Telkomsel.
 
AKURAT.CO, Moh Zaki Ubaidillah berhasil memastikan medali emas Indonesia dari cabang olahraga bulutangkis sektor beregu putra SEA Games Thailand 2025.
 
Ubed-sapaan karib Moh Zaki Ubaidillah-mengunci emas setelah menuntaskan perlawanan Justin Hoh dengan skor 21-12 dan 21-14 pada partai ketiga final di Thammasat University Rangsit, Bangkok, Rabu (10/12).
 
"Alhamdulillah bisa menang tanpa cedera. Ada rasa lebih percaya diri karena tim sudah unggul 2-0," kata Ubed.
 
 
"Kuncinya lebih tenang, fokus, dan tidak mau kalah. Di poin akhir sempat buru-buru, tapi pelatih mengingatkan untuk tenang, dan akhirnya bisa selesai."
 
Ubed yang tampil dengan status pemain termuda di tim mengaku bangga bisa menjadi penentu kemenangan Indonesia di SEA Games Thailand 2025.
 
"Senang sekali bisa menyumbang emas. Dari awal kami sangat kompak, selalu bareng. Terima kasih atas doa masyarakat Indonesia. Masih ada nomor perorangan, mohon dukungannya," katanya.
 
Tim beregu putra Indonesia tampil superior pada laga final bulutangkis SEA Games Thailand 2025 melawan Malaysia dengan skor telak 3-0. Hasil ini sekaligus mempertahankan dominasi Merah Putih pada sektor beregu putra.
 
 
Indonesia membuka keunggulan lewat kemenangan meyakinkan Alwi Farhan atas Leong Jun Hao. Alwi menang dua gim langsung (21-12, 21-19) dan memberi dorongan moral besar bagi rekan-rekannya di partai berikutnya.
 
Performa solid Alwi langsung disambut duet ganda putra pertama, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
 
Menghadapi pasangan peringkat dua dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Sabar/Reza tampil agresif sejak awal dan mengontrol pertandingan sepenuhnya. Mereka menang telak dengan skor 21-12 dan 21-12 untuk membawa Indonesia memimpin 2-0.
 
Reza mengaku bahwa kemenangan ini diraih berkat keberanian mereka dalam menerapkan pola permainan menekan sejak gim pertama.
 
"Bersyukur bisa menang dan menyumbang poin. Dari awal kami tampil menyerang karena tahu laga beregu itu tidak mudah. Kami tidak mau kendur dan terus menekan," kata Reza.
 
Bukan cuma itu, Sabar menambahkan bahwa kemenangan yang diraih Alwi pada laga pembuka menjadi pemantik semangat yang luar biasa bagi seluruh tim.
 
"Partai pertama itu sangat besar pengaruhnya. Comeback-nya Alwi di gim kedua mendongkrak kepercayaan diri kami. Junior-junior di tim juga  dan berapi-api, bonding kami bagus, dan itu bikin mood makin siap," ucapnya.
 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H