Kevin Sanjaya Nilai Pasangan Ganda Putra Anyar Fajar/Fikri Bisa Bersaing di Level Elite
Leo Farhan | 8 Juli 2025, 19:53 WIB

AKURAT.CO, Mantan pebulutangkis spesialis sektor ganda Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, menilai duet pasangan anyar Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bisa bersaing di level elite saat mereka melakoni debut di Jepang Terbuka 2025 pada 15-20 Juli mendatang.
Pandangan ini disampaikan Kevin Sanjaya sehubungan Pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada awal bulan lalu coba memasangkan Fajar/Fikri untuk bersaing di tiga turnamen tur Asia di bulan ini.
Mantan pasangan Marcus Fernaldi Gideon itu juga menyebut peluang Fajar/Fikri untuk bersaing di level elite cukup terbuka lantaran sampai sejauh ini belum ada duet ganda putra yang benar-benar tampil konsisten.
"Harusnya cukup bisa bersaing dengan pemain elite dunia, apalagi sekarang belum ada yang benar-benar konsisten secara level permainan," ujar Kevin saat ditemui di MNC Tower, Jakarta, Minggu (6/7).
PBSI memutuskan menduetkan Fajar dan Fikri lantaran Daniel Marthin yang notabene merupakan pasangan Fikri masih harus menjalani pemulihan cedera. Sementara Rian tengah mengambil jeda untuk urusan keluarga.
Fajar dan Fikri bisa dibilang bukan pasangan baru. Walaupun belum pernah bermain bersama di level internasional, keduanya pernah bermain bersama dalam Kejuaraan Nasional mewakili SGS PLN.
"Secara individu, mereka berdua individu yang bagus. Cuma mereka berdua sama-sama pemain depan. Harusnya sih cukup bisa bersaing dengan pemain elite dunia. Jadi menurut saya sangat bisa diharapkan," kata Kevin.
Rencananya Fajar/Fikri akan bermain bersama di Jepang Terbuka (15-20 Juli 2025), China Terbuka (22-27 Juli 2025), dan terakhir di Makau Terbuka (29 Juli 2025 sampai 3 Agustus 2025).
Indonesia diharapkan bisa bersaing di ketiga ajang tersebut setelah baru mendapat dua gelar Super 300 BWF dalam kalender tahun ini. Masing-masing di Thailand Masters (ganda putri) dan Chinese Taipei Terbuka (ganda campuran).
Mengomentari minimnya prestasi bulutangkis Indonesia di tahun ini, Kevin tidak mau berbicara banyak. Namun, menurutnya apa yang dilakukan oleh pengurus PBSI saat ini sudah yang terbaik.
"Mereka sangat berusaha untuk memberi apa yang mereka bisa berikan. Tapi, mungkin kalau saya melihat berita sisi komunikasi antar pemain dan pengurus, mungkin ada gap di situ," kata Kevin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









