AKURAT.CO - Pelatih Sektor Ganda Putra Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI, Antonius Budi Ariantho, menyatakan bahwa masih banyak yang harus ditingkatkan dari penampilan anak asuhnya.
Hal tersebut mengacu dari hasil di Badminton Asia Championships (BAC) 2025 di mana langkah terjauh yang bisa dicatatan sektor ganda putra Indonesia hanyalah menembus babak semifinal.
Tiket babak semifinal diraih Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Namun merela gagal menembus laga puncak usai takluk dari wakil tuan rumah, Chen Bo Yan/Liu Yi, lewat rubber set dengan skor 21-13, 18-21, dan 12-21.
Situasi tersebut, kata Antonius, membutuhkan persiapan yang lebih maksimal lagi bagi anak asuhnya untuk laga-laga selanjutnya.
"Untuk teknik dari sisi defensif harus ditingkatkan lagi, power harus lebih dikeluarkan. Apalagi dengan laju shuttlecock yang lambat seperti di sini, harus punya cara untuk mengantisipasinya," jelas Antonius.
Antonius juga memberikan catatan khusus bagi duet ganda putra senior, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang tersingkir di babak perempat final dari wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Asia: Leo/Bagas dan Ana/Tiwi ke Perempat Final, Indonesia Loloskan 6 WakilPasangan ganda putra peringkat empat dunia itu ditekankan untuk memiliki variasi permainan lain dan diminta untuk tidak hanya mengandalkan kecepatan.
"Cari celah dengan bertahan dulu misalnya, lalu ada kesempatan baru menyerang. Ini menjadi PR saya untuk Fajar/Rian," jelasnya.
Sektor ganda putra sebenarnya sempat tampil menjanjikan di ajang yang setara dengan BWF Super 1000 ini.
Selain Leo/Bagas dan Fajar/Rian, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin juga berhasil menembus babak perempat final.
Sayang, pada akhirnya hanya Leo/Bagas yang mampu mengamankan tiket empat besar sebelum akhirnya juga harus tersingkir.