Baca Juga: China Terbuka: Lawan Zheng/Huang, Dejan Bakal 'Nothing To Lose'Kalah dari pasangan peringkat satu dunia, Dejan/Gloria mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang masih harus mereka benahi.
Terlebih ketika menghadapi pemain sekelas Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong yang memiliki kualitas dan keunggulan dari segi permainan ataupun servis.
"Bukan hanya mereka, tapi memang pemain-pemain
top punya servis dan pengembalian servis yang bagus. Ini menjadi PR kami untuk dibenahi," terang Gloria.
Dejan/Gloria sebenarnya memiliki peluang untuk bisa merebut set kedua saat unggul 17-15. Namun, mereka tampil kurang tenang yang membuat wakil tuan rumah mampu mengambil kesempatan untuk memenangi pertandingan.
"Setelah poin sama 17-17, terasa sekali lawan lebih berpengalaman dengan posisi seperti itu. Secara fokus lebih siap, dari pukulan juga dan ketenangan," kata Dejan.
"Kami sebenarnya sudah coba menambah fokus, tapi mungkin memang kurang tenang. Jadi mereka bisa ambil kesempatan itu."
Selanjutnya adalah pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang takluk di tangan unggulan empat, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dengan kedudukan 16-21 dan 13-21.
Rinov mengakui pengembalian bola yang kurang optimal mampu dimanfaatkan lawan untuk terus menekan sejak awal sampai akhir. Selain itu Dechapol/Sapsiree juga tidak banyak melakukan kesalahan sendiri.
"Kami harusnya bisa lebih memaksa tapi di sisi lain mereka sangat kuat. Kami tidak bisa mematikan mereka dengan cara apapun tadi," kata Rinov.
"Kami terima hasil ini dan bersiap langsung ke Hong Kong Open pekan depan. Semoga di sana kami bisa lebih baik," Pitha menambahkan.
Wakil Indonesia terakhir di sektor ganda campuran yang harus angkat koper adalah pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Baca Juga: China Terbuka: Praveen/Melati Balaskan Dendam, Leo/Daniel Ditaklukkan Wakil Tuan RumahGanda non-Pelatnas PBSI ini takluk dari wakil Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing, lewat laga
rubber set dengan skor 21-18, 19-21, dan 12-21.
Kekalahan ini membuat Indonesia tanpa wakil di babak perempat final sektor ganda campuran. Namun, di sektor tunggal putra Indonesia sudah berhasil mengirim satu wakil lewat Shesar Hiren Rhustavito.[]