Akurat

Target Masuk 20 Besar Dunia, Anthony Ginting Fokus Bangun Ulang Mental dan Feel Bertanding

Leo Farhan | 1 Agustus 2025, 14:30 WIB
Target Masuk 20 Besar Dunia, Anthony Ginting Fokus Bangun Ulang Mental dan Feel Bertanding
 
AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, membidik posisi 20 besar dunia sebagai target realistisnya hingga akhir tahun 2025.
 
Anthony Ginting mengaku sedang dalam proses pemulihan performa pasca cedera dan ingin memanfaatkan enam bulan sisa musim kompetisi sebaik mungkin.
 
Anthony Ginting menyampaikan bahwa ia tidak terlalu terbebani dengan turunnya peringkat dunia ke posisi 58. Baginya, fokus saat ini adalah membangun kembali feel pertandingan dan kekuatan mental yang sempat terganggu.
 
"Sampai akhir tahun ya pasti semaksimal mungkin buat bisa balik lagi. Karena kan ada waktu enam bulan lah ya, chance buat bisa main di level 500 ke atas dari freeze ranking kemarin," kata Ginting di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis (31/7).
 
 
"Targetnya sih pengen-nya masuk lagi ke 20 besar, at least. Tapi belum hitung-hitung lagi detailnya. Ranking turun itu juga sudah jadi konsekuensi."
 
Ginting mengungkapkan bahwa ia kini banyak berdiskusi dengan Indra Wijaya yang merupakan Pelatih Kepala Sektor Tunggal Putra Pelatnas PBSI mengenai performa dalam beberapa turnamen terakhir seperti China Terbuka dan Japan Terbuka.
 
"Kami tukar pikiran terus. Koh Indra juga titip pesan agar pola yang sudah didiskusikan sebelumnya tetap diterapkan, walaupun dia belum ada di sini. Fokusnya pelan-pelan dibangun lagi," jelas Ginting.
 
Mengenai status non-unggulan yang kini ia sandang, Ginting mengaku tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Menurutnya, persaingan di tunggal putra sudah sangat merata, dan tidak bisa lagi mengandalkan status unggulan untuk mengamankan jalan menuju kemenangan.
 
 
"Di top 32 sendiri aja udah bagus-bagus semua. Kita enggak bisa lihat unggulan berapa. Yang penting ya siapin diri aja. Karena setiap pertandingan kan tetap berat," katanya.
 
Dari dua turnamen terakhir yang diikuti Ginting, di Jepang Terbuka dan China Terbuka, tunggal putra berusia 28 tahun itu selalu tersingkir di babak pertama.
 
Dia berharap, sisa waktu yang ada ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendapat hasil terbaik di Kejuaraan Dunia nanti.
 
Dengan semangat baru, disiplin tinggi, serta target realistis di depan mata, Ginting siap menapaki paruh kedua musim 2025 dengan optimisme. Bukan sekadar soal peringkat, tetapi pembuktian bahwa Anthony Ginting belum habis.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H