Akurat

​NOC Indonesia Perkuat Diplomasi, Kawal Pencak Silat Menuju Pentas Olimpiade

Leo Farhan | 16 Januari 2026, 20:53 WIB
​NOC Indonesia Perkuat Diplomasi, Kawal Pencak Silat Menuju Pentas Olimpiade

AKURAT.CO, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) terus menunjukkan keseriusannya dalam membawa cabang olahraga asli Indonesia, pencak silat, ke panggung olahraga dunia.

Melalui penguatan diplomasi internasional dan sinergi strategis, NOC Indonesia berkomitmen menjadikan bela diri asli Indonesia ini sebagai bagian dari gerakan Olimpiade.

Langkah ini dipertegas dalam pertemuan antara Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, dengan Presiden Alliance of Independent Recognised Members of Sport (AIMS), Stephan Fox, di Kantor NOC Indonesia, Jakarta, Rabu (14/1) lalu.

Baca Juga: NOC Indonesia Dorong Pencak Silat Masuk Ekosistem Olimpiade Lewat AIMS

Okto-sapaan Raja Sapta Oktohari-menyatakan bahwa pencak silat bukan sekadar warisan budaya, melainkan cabang olahraga yang memiliki nilai universal dan daya saing global.

Hal ini sejalan dengan visi besar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memajukan olahraga nasional di kancah internasional.

"Dukungan dan perhatian langsung Presiden menjadi energi besar bagi kami untuk terus mengawal proses pencak silat agar semakin diakui di tingkat dunia," kata Okto dalam keterangan resminya.

Sinergi Pemerintah dan Gerakan Olimpiade untuk Pencak Silat

Okto menekankan bahwa kunci utama diplomasi olahraga nasional terletak pada solidnya hubungan antara pemerintah dan gerakan Olimpiade. Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjadikan olahraga sebagai instrumen diplomasi global.

"Kerja sama solid antara Presiden, Pemerintah, dan NOC Indonesia menunjukkan keseriusan bangsa ini. Pencak silat adalah contoh nyata bagaimana prestasi, budaya, dan identitas bangsa dapat berjalan beriringan," kata Okto menambahkan.

Baca Juga: Indonesia Jalin Kerjasama dengan Jepang Setelah Rusia, Pencak Silat Masih Jadi Fokus Diplomasi Olahraga

Di sisi lain, Presiden AIMS Stephan Fox memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan olahraga di Indonesia. Ia menyoroti peran strategis Okto di level internasional serta keberadaan Erick Thohir sebagai anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) sekaligus menteri di Pemerintahan.

"NOC Indonesia telah menunjukkan peran yang sangat luar biasa. Ini mencerminkan kerja sama yang kuat antara gerakan Olimpiade dan pemerintah," puji Fox.

Fox juga mengungkapkan momen spesial saat dirinya bertemu langsung dengan Presiden Prabowo dalam pertemuan pribadi di Paris.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo secara khusus mengajak kerja sama untuk mendorong pencak silat mendapatkan pengakuan penuh dalam gerakan Olimpiade.

"Saya telah berjanji kepada Presiden bahwa kami akan melakukan yang terbaik untuk mendukung upaya tersebut," kata Fox.

Langkah diplomasi ini diharapkan menjadi karpet merah bagi pencak silat untuk segera dipertandingkan secara resmi di ajang Olimpiade masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H