Akurat

Sambangi Markas IOC, Dialog NOC Indonesia Terkait Polemik Visa Atlet Israel Berlangsung Positif

Leo Farhan | 29 Oktober 2025, 15:46 WIB
Sambangi Markas IOC, Dialog NOC Indonesia Terkait Polemik Visa Atlet Israel Berlangsung Positif
 
 
AKURAT.CO, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) melakukan pertemuan resmi dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) di markas besar IOC, Lausanne, Swiss, Selasa (28/10) waktu setempat.
 
Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam membahas rekomendasi IOC terkait polemik visa atlet Israel pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik (Artistic Gymnastics World Championships) Jakarta 2025.
 
Rombongan Indonesia dipimpin langsung oleh Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, didampingi Komite Eksekutif, Josephine Tampubolon dan Harry Warganegara, Sekretaris Jenderal, Wijaya Noeradi, serta Wakil Sekjen, Daniel Loy.
 
 
Dalam pertemuan itu, NOC Indonesia menjelaskan secara diplomatis mengenai situasi nasional, kebijakan Pemerintah, dan langkah-langkah keamanan yang diambil untuk memastikan kelancaran ajang kejuaraan dunia tersebut.
 
Penjelasan itu diterima positif oleh IOC dan menghasilkan titik temu konstruktif yang membuka kembali ruang komunikasi dan kerja sama antara kedua pihak.
 
"Diplomasi kami dengan IOC berjalan sangat baik dan hasilnya positif. Dari pertemuan ini, kami mendapat angin segar dan titik temu positif untuk melanjutkan dialog secara konstruktif," kata pria yang katib disapa Okto itu.
 
Ia menegaskan, komunikasi dan transparansi menjadi kunci keberhasilan diplomasi tersebut serta langkah awal menuju penyelesaian bersama.
 
 
"Mereka memahami posisi Indonesia, dan kami juga memahami tanggung jawab IOC dalam menjaga prinsip non-diskriminasi. Fokus kami kini adalah bagaimana melangkah ke depan untuk membangun solusi bersama," jelasnya.
 
Okto juga menekankan bahwa sikap Pemerintah Indonesia dalam polemik ini mencerminkan karakter bangsa yang menjunjung tinggi sportivitas dan perdamaian dunia, sejalan dengan Olympic Charter.
 
"Sikap Pemerintah Indonesia adalah cerminan karakter bangsa kita. Kita tetap mendukung Olympic Charter, namun juga terus menyuarakan perdamaian dunia. Komunikasi dan transparansi akan selalu menjadi kunci. Ini belum selesai, masih proses menuju keberhasilan," tegasnya.
 
Dalam kesempatan itu, NOC Indonesia juga menegaskan kembali bahwa Indonesia tetap menjadi bagian integral dari Olympic Movement, serta berkomitmen menjaga keamanan seluruh peserta dalam setiap ajang olahraga internasional.
 
"Kami jelaskan bahwa kebijakan Pemerintah bukan hanya soal olahraga, tetapi demi menjamin keamanan seluruh pihak yang terlibat. Ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap Olympic Charter dan semangat perdamaian dunia," kata Okto.
 
Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kembali hubungan antara NOC Indonesia dan IOC.
 
Keduanya sepakat melanjutkan dialog dan evaluasi menyeluruh untuk memastikan Indonesia dapat terus berperan aktif di kancah olahraga internasional dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Olimpiade.
 
NOC Indonesia ingin momentum ini menjadi awal baru dalam memperkuat kepercayaan dunia terhadap Indonesia. Dengan komunikasi yang baik, sikap terbuka, dan diplomasi konstruktif, Indonesia melangkah menuju solusi yang berkelanjutan.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H