Akurat

Buka Munas PABSI, Menpora Harap Angkat Besi Kembali Sumbang Emas di Olimpiade 2028

Leo Farhan | 5 November 2024, 16:54 WIB
Buka Munas PABSI, Menpora Harap Angkat Besi Kembali Sumbang Emas di Olimpiade 2028
 
 
AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, berharap Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) bisa melanjutkan regenerasi atlet yang menyeluruh di Tanah Air.
 
Hal tersebut disampaikan Dito saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) PB PABSI Tahun 2024 di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (5/11) pagi. Pembukaan Munas ditandai pemukulan gong oleh Menpora.
 
"Kita sangat butuh regenerasi, dari Eko Yuli, dari Rizki, Rahmat, dan lain-lainnya. Karena kita sangat berharap di Olimpiade 2028 PABSI kembali menyumbangkan medali emas," ucap Dito.
 
 
Menpora Dito juga mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan PB PABSI dengan mencetak sejarah di mana untuk pertama kalinya angkat besi mampu menyumbangkan medali emas pada olimpiade.
 
Medali emas pertama Indonesia dari cabang olahraga (cabor) angkat besi berhasil disumbangkan Rizky Juniansyah yang turun di kelas 73 kilogram putra di Olimpiade Paris 2024 lalu.
 
Untuk bisa mengulang prestasi yang sama atau lebih baik, Dito menegaskan fokus dan komitmen Pemerintah untuk membantu PB PABSI merealisasikan target tersebut.
 
Dukungan terdekat adalah dengan menghadirkan Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) yang direncanakan sudah mulai bisa dioperasikan pada Desember mendatang.
 
"Harusnya mulai Desember, Cibubur Youth Elite Sport Center sudah bisa dipakai PB PABSI untuk melakukan Pelatnasnya di fasilitas yang baru. Fasilitas ini sudah standar dunia, dan kalau ada kekurangan masih bisa ditambahkan," kata Dito.
 
 
Dengan keberadaan fasilitas baru ini, Dito berharap cabor angkat besi bisa mempertahankan atau bahkan menambah prestasinya di kancah dunia.
 
Oleh karenanya, Menpora Dito meminta dalam Munas kali ini juga diformulasikan dan dipersiapkan roadmap menuju Olimpiade Los Angeles 2028 sehingga apa yang ditargetkan bisa tercapai. 
 
"Dipersiapkan dari segi pembinaannya dan juga scouting-nya, sampai kebutuhan sport science, pelatnas dan semuanya," kata Dito menerangkan.
 
"Insyaallah karena kemarin di Paris 2024, PABSI sudah membuktikan, saya rasa ini ke depan Pelatnas Olimpiade 2028 akan kita bikin jangka panjang."
 
Agenda utama Munas kali ini adalah pemilihan Ketum PB PABSI untuk masa bakti 2025-2029. Dengan peserta Munas adalah seluruh anggota PABSI dan para Pengurus Provinsi (Pengprov) se-Indonesia.
 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H