SEA Games Thailand Rampung, Kemenpora Mulai Petakan Cabor Andalan Asian Games 2026
Leo Farhan | 24 Desember 2025, 16:04 WIB

AKURAT.CO, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) langsung tancap gas melakukan evaluasi awal terhadap capaian Tim Indonesia di SEA Games Thailand 2025.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberhasilan yang diraih menjadi pijakan strategis menuju multievent berikutnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, memimpin langsung rapat evaluasi di kantornya, Jakarta, Senin sore (22/12), bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono serta tim review Kemenpora.
Rapat tersebut membahas gambaran umum performa seluruh cabang olahraga yang tampil di SEA Games 2025, khususnya kontribusi masing-masing cabor terhadap perolehan medali emas.
Dalam evaluasi ini, Kemenpora mulai memetakan cabang olahraga potensial yang bisa menjadi andalan Indonesia pada Asian Games 2026 di Jepang.
Meski demikian, analisis mendalam terhadap rapor tiap cabor masih akan dilakukan dan dijadwalkan rampung pada pertengahan Januari mendatang.
"Begitu SEA Games selesai, kami langsung bergerak. Kami tidak ingin terlena dengan hasil positif. Ini baru evaluasi tahap awal, sementara analisis detailnya akan kami sampaikan sekitar minggu kedua Januari. Pada tahap itu, kami ingin sudah memiliki peta potensi emas untuk Asian Games," ujar Erick Thohir.
Ia menegaskan, percepatan evaluasi menjadi krusial mengingat Asian Games 2026 akan digelar pada 19 September. Sehingga waktu persiapan yang tersedia kurang dari sembilan bulan.
Karena itu, penentuan cabang olahraga dan atlet yang akan diprioritaskan harus dilakukan sejak dini agar strategi pembinaan dan persiapan bisa berjalan lebih terarah.
"Waktunya sangat terbatas. Kita harus segera merumuskan strategi dan perencanaan yang matang, mulai dari cabor hingga atlet yang akan diberangkatkan," katanya.
Selain fokus ke Asian Games, Kemenpora juga mulai menyiapkan kerangka strategi untuk SEA Games Malaysia 2027. Ajang tersebut dinilai memiliki tantangan tersendiri karena akan digelar di empat wilayah berbeda, yakni Kuala Lumpur, Johor, Sarawak, dan Penang.
Evaluasi berjenjang ini diharapkan mampu menjaga konsistensi prestasi Tim Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing Merah Putih di ajang olahraga regional dan Asia pada tahun-tahun mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








