750 Karateka Bersaing Empat Tiket Menuju Jepang dalam Kejurnas ASKI 2024
Endarti | 4 Mei 2024, 22:40 WIB

AKURAT.CO Pengurus Pusat Akademi Seni beladiri Karate Indonesia (PP ASKI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ASKI kedelapan tahun 2024 memperebutkan piagam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Sebanyak 750 Karateka memgambil bagian dalam Kejurnas yang berlangsung 4-5 Mei 2024 di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur.
Dalam Kejurnas ASKI ke VIII tahun 2024 yang mempertandingkan kelas kata dan kumite perorangan maupun beregu, dimulai dari kelas pra usia dini sampai kelas senior.
PP ASKI berkomitmen untuk memberangkatkan empat orang pemenang Best of The Best ke Kejuaraan Dunia Gichin Funakoshi Cup di Tokyo Jepang, Oktober mendatang.
“ASKI saat ini sudah ada di 32 provinsi di Indonesia, kemudian hari ini hadir dari 20 provinsi mulai dari kadet, junior sampai juga senior. Kategorinya kata dan kumite,” kata Ketua Umum PP ASKI, Syaifullah Nasution usai pembukaan Kejurnas ASKI 2024 di GOR Jakarta Timur, Sabtu (4/5/2025).
“Dari kejuaraan ini nantinya best of the best ada empat orang kita akan dikirim ke kejuaraan dunia di Jepang yang akan dilaksanakan bulan Oktober 2024."
“Tentu ini salah satu forum yang bagus untuk dimanfaatkan seluruh atlet ASKI yang dalam rangka juga membawa nama Indonesia di dunia Internasional perkaratean, karena ini sejalan dengan agenda yang dibuat PB Forki yang menaungi semua Perguruan yang ada di Indonesia,” beber dia.
Sementara itu, dalam rangkaian Kejurnas ASKI 2024, PP ASKI juga mengadakan seminar nasional dengan menghadirkan Senior Managing Director Japan Karate Association Head Quarters (JKA-HQ) World Federation, Seizo Izumiya.
Pemegang DAN 8 JKA itu memberikan kesempatan kepada tokoh karate perguruan Shotokan untuk berdiskusi dan melakukan latihan bersama.
Ketua Dewan Guru ASKI, Ucok Marisi Sihotang menjelaskan, sebagai Instruktur International JKA, Seizo Izumiya memiliki sederet prestasi, salah satunya menjadi juara Kata dan Kumite di All Japan Karate, sebuah kompetisi tahunan yang digelar oleh JKA sejak tahun 1956.
Menurutnya, beberapa target yang ingin disasar ASKI dengan kehadiran Seizo Izumiya antara lain menyosialisasikan posisi ASKI sebagai organisasi yang berafiliasi ke JKA WF, dimana JKA adalah organisasi terbesar dan tertua di dunia.
“Selain itu, ingin meningkatkan kualitas teknik karateka ASKI, mempererat tali silaturahmi antara perguruan-perguruan beraliran shotokan di Indonesia. Dengan hadirnya Izumiya Shihan, ASKI ingin memposisikan diri sejajar dengan perguruan-perguruan besar karate lainnya di Indonesia,” ungkap Ucok Marisi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









