IOC Izinkan Rusia ke Olimpiade Paris, Vladimir Putin Justru Sarankan Atletnya 'Pikir-pikir Dulu'

AKURAT.CO, Sejalan dengan keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang mengizinkan atlet dari Rusia dan Belarusia bertanding di Olimpiade Paris 2024, Vladimir Putin ternyata punya opsi lain untuk atletnya.
Presiden Rusia tersebut menyambut baik keputusan yang disampaikan IOC pekan lalu itu. Namun, Vladimir Putin menyarankan atletnya untuk menimbang-nimbang lagi keikutsertaan mereka di Olimpiade Paris 2024.
Anjuran ini disampaikan Vladimir Putin karena ia melihat kemungkinan IOC menyelenggarakan Olimpiade Paris 2024 untuk menggambarkan “kematian” olahraga Rusia.
Baca Juga: Federasi Judo Internasional Tangguhkan Status Putin sebagai Presiden Kehormatan
“Mereka sudah berlatih bertahun-tahun. Dan itu sebabnya mengapa saya mendukung atlet kami pergi ke kompetisi (Olimpiade Paris),” kata Putin sebagaimana dipetik dari Channel News Asia.
“Tetapi kami perlu berhati-hati menganalisa kondisi yang diterapkan IOC.”
IOC sendiri mengatakan bahwa atlet Rusia dan Belarusia diizinkan tampil di Olimpiade Paris 2024 dengan bendera netral. Atlet dua negara itu dilarang menggunakan atribut kenegaraan seperti bendera dan tanpa lagu kebangsaan.
IOC juga mensyaratkan bahwa atlet yang diizinkan tampil di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut tak mendukung secara aktif invasi Rusia ke Ukraina yang berlangsung sejak Februari 2022.
Atlet yang memiliki kontrak dengan militer Rusia atau Belarusia tak diperbolehkan turun di Olimpiade Paris. Adapun cabang olahraga yang boleh mereka ikuti hanya cabang perorangan dan bukan tim.
Baca Juga: Taekwondo Dunia Ikut Cabut Sabuk Hitam Milik Vladimir Putin
“Jika kondisi palsu IOC didesain untuk menghilangkan potensi terbaik atlet-atlet Rusia dan menggambarkan di Olimpiade bahwa olahraga Rusia sekarat, maka Anda harus memutuskan apakah pergi (atau tidak ke Olimpiade),” kata Putin.
Vladimir Putin menganggap syarat-syarat yang diajukan IOC untuk atlet Rusia berlawanan dengan semangat gerakan olimpiade. “Jika mereka terus bertindak dengan cara yang sama, mereka akan mengubur gerakan olimpiade,” kata Putin.
Sanksi terhadap atlet Rusia dan Belarusia telah berlangsung sejak krisis di Ukraina terjadi pada tahun lalu. Rusia bahkan didiskualifikasi dari Piala Dunia Qatar 2022 karena invasi ke Ukraina.
Vladimir Putin sendiri adalah seorang pejudo ban hitam yang sempat menjadi Presiden Kehormatan Federasi Judo Internasional (IJF). IJF kemudian menangguhkan posisi tersebut sehubungan dengan invasi Rusia ke Ukraina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








