Akurat

Apa yang Bisa Menyebabkan Seekor Ikan Mas Menjadi Haram Dimakan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Idham Nur Indrajaya | 9 November 2025, 22:19 WIB
Apa yang Bisa Menyebabkan Seekor Ikan Mas Menjadi Haram Dimakan? Ini Penjelasan Lengkapnya

 

AKURAT.CO Ikan mas dikenal sebagai salah satu jenis ikan air tawar yang populer di Indonesia. Selain mudah dibudidayakan, ikan ini juga sering dijadikan sumber protein hewani yang bergizi dan halal untuk dikonsumsi. Namun, tahukah kamu bahwa ikan mas ternyata bisa menjadi haram dimakan dalam kondisi tertentu?

Dalam ajaran Islam, hukum halal dan haram tidak hanya bergantung pada jenis hewan, tetapi juga pada cara memperolehnya, mengolahnya, dan kebersihannya. Maka, meskipun ikan mas secara asalnya halal, ada beberapa faktor yang bisa mengubah statusnya menjadi haram.

Lantas, apa saja hal yang bisa membuat ikan mas menjadi haram untuk dimakan? Simak penjelasan lengkap berikut ini.


Asal-Usul dan Jenis Ikan Mas

Menurut buku Pembesaran Ikan Mas di Kolam Perkarangan karya Ir. Yusuf Bachtiar & Tim Lentera (2002:7), ikan mas terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu ikan mas hias dan ikan mas konsumsi.

Ikan mas konsumsi merupakan jenis yang biasa dimasak dan dimakan masyarakat. Menariknya, dalam hukum Islam, ikan mas termasuk hewan yang halal dimakan meskipun dalam keadaan mati (bangkai), sehingga tidak perlu disembelih terlebih dahulu seperti hewan darat.

Namun, ada kondisi tertentu yang membuat ikan ini berubah status menjadi haram dikonsumsi oleh umat Islam.


Penyebab Ikan Mas Menjadi Haram Dimakan

Ada empat faktor utama yang bisa menyebabkan ikan mas menjadi haram, baik karena cara pengolahannya, sumber perolehannya, maupun kondisi lingkungannya. Berikut penjelasan lebih detailnya:

1. Bercampur dengan Makanan Haram

Ikan mas bisa menjadi haram apabila dalam proses pengolahannya bercampur dengan bahan haram. Misalnya, ikan mas dimasak menggunakan bahan yang mengandung alkohol atau arak, meskipun hanya sedikit. Campuran ini sudah cukup untuk mengubah status halal ikan menjadi haram, karena terkontaminasi oleh zat yang dilarang dalam Islam.

Hal ini penting diperhatikan, terutama dalam dunia kuliner modern yang sering memadukan bahan-bahan dari berbagai budaya. Umat Islam perlu berhati-hati memastikan bahwa bahan masakan yang digunakan benar-benar halal.

2. Diperoleh dengan Cara yang Diharamkan

Selain dari segi bahan, ikan mas juga bisa menjadi haram jika diperoleh dengan cara yang tidak dibenarkan oleh syariat. Misalnya, ikan hasil mencuri, merampok, atau berjudi.

Dalam Islam, makanan yang berasal dari cara yang haram tidak boleh dimakan meskipun secara zat makanan itu sendiri halal. Prinsip ini menunjukkan bahwa kehalalan makanan tidak hanya dilihat dari bahan, tapi juga dari proses memperolehnya.

3. Basi atau Rusak

Setiap makanan memiliki masa simpan tertentu. Ikan mas yang sudah basi atau membusuk bisa berbahaya bagi tubuh jika tetap dikonsumsi. Karena dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, ikan mas dalam kondisi seperti ini dianggap tidak layak dan haram untuk dimakan.

Kebersihan dan kesegaran makanan merupakan bagian dari prinsip thayyib dalam Islam — artinya baik, bersih, dan aman bagi tubuh. Maka, meskipun halal secara hukum, jika makanan tidak memenuhi kriteria thayyib, statusnya bisa berubah.

4. Tercemar oleh Bahan Berbahaya

Faktor terakhir yang membuat ikan mas menjadi haram adalah tercemarnya lingkungan hidup ikan tersebut. Ikan yang hidup di perairan kotor, tercemar limbah, atau terpapar zat beracun bisa mengandung racun berbahaya bagi manusia.

Dalam kondisi seperti ini, ikan mas sebaiknya tidak dikonsumsi karena bisa menimbulkan penyakit. Maka, dari sisi hukum Islam, ikan yang membahayakan kesehatan manusia termasuk kategori haram dimakan.


Kunci Jawaban:

Pertanyaan:
Jelaskan, apa yang bisa menyebabkan seekor ikan mas menjadi haram dimakan?

Jawaban:
Ikan mas dapat menjadi haram untuk dimakan apabila saat diolah bercampur dengan barang haram. Selain itu, ikan mas juga bisa haram jika diperoleh dengan cara yang tidak sesuai syariat, seperti hasil curian atau judi, jika sudah basi, atau berasal dari lingkungan tercemar yang membahayakan tubuh manusia.


Pentingnya Memahami Hukum Halal dan Haram

Pemahaman tentang halal dan haram merupakan bagian dari pembelajaran akidah dan akhlak dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Dalam buku PAI dan Budi Pekerti Kelas 6 SD/MI karya Nazirwan dan Kholili Abdullah (Kemendikbud, 2022), siswa diajak memahami tidak hanya definisi halal dan haram, tetapi juga penyebab dan dasar hukumnya.

Selain itu, pembelajaran ini bertujuan agar siswa mampu menerapkan prinsip halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memilih makanan dan minuman.


Kesimpulan

Secara umum, ikan mas adalah hewan yang halal untuk dimakan. Namun, statusnya bisa berubah menjadi haram karena beberapa faktor, seperti bercampur dengan bahan haram, diperoleh dengan cara tidak sah, dalam kondisi basi, atau tercemar bahan berbahaya.

Dengan memahami hal ini, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih dan mengolah makanan agar tetap sesuai dengan ajaran Islam.

Kalau kamu tertarik mempelajari lebih banyak soal hukum halal dan haram dalam Islam, pantau terus artikel-artikel edukatif dan informatif lainnya di laman ini.

Baca Juga: Mengapa Allah Swt. Menetapkan Hukum Halal dan Haram? Ini Penjelasan Lengkapnya

Baca Juga: Sound Horeg Haram Menurut MUI, Apa Solusi Islam Menanggapi Ini?

FAQ

1. Apakah ikan mas halal untuk dimakan oleh umat Islam?
Ya, ikan mas pada dasarnya adalah hewan halal untuk dimakan. Dalam ajaran Islam, ikan termasuk hewan air yang halal dikonsumsi meskipun dalam keadaan mati (bangkai), sehingga tidak perlu disembelih terlebih dahulu.


2. Dalam kondisi apa ikan mas bisa menjadi haram dimakan?
Ikan mas bisa menjadi haram jika:

  • Diolah menggunakan bahan atau tercampur dengan barang haram seperti arak atau alkohol.

  • Diperoleh dengan cara yang diharamkan, misalnya hasil mencuri, merampok, atau berjudi.

  • Dalam kondisi basi atau rusak yang bisa membahayakan kesehatan.

  • Hidup atau berasal dari perairan yang tercemar bahan beracun atau limbah berbahaya.


3. Mengapa ikan yang basi bisa dianggap haram?
Ikan yang sudah basi dapat menimbulkan dampak negatif bagi tubuh, seperti keracunan makanan. Dalam Islam, makanan yang membahayakan tubuh termasuk dalam kategori haram karena tidak memenuhi prinsip thayyib (baik dan aman dikonsumsi).


4. Apakah ikan mas dari kolam kotor otomatis haram dimakan?
Belum tentu. Jika ikan tersebut tidak mengandung racun atau bahan berbahaya dan tetap aman dikonsumsi setelah dibersihkan, hukumnya tetap halal. Namun jika ikan hidup di air yang tercemar limbah beracun hingga membahayakan tubuh manusia, maka menjadi haram dimakan.


5. Bagaimana jika ikan mas dimasak dengan bahan yang mengandung alkohol?
Apabila proses pengolahan ikan mas menggunakan bahan yang mengandung alkohol, meskipun hanya sedikit, maka ikan tersebut menjadi haram dimakan karena bercampur dengan zat yang diharamkan dalam Islam.


6. Apa hukum memakan ikan hasil curian atau judi?
Meskipun ikannya halal secara zat, ikan yang diperoleh dengan cara haram seperti mencuri atau berjudi tetap tidak boleh dimakan. Sebab, kehalalan makanan juga ditentukan oleh cara memperolehnya, bukan hanya dari bahan makanan itu sendiri.


7. Apa tujuan mempelajari hukum halal dan haram dalam pelajaran PAI?
Tujuannya agar siswa memahami makna halal dan haram, mengetahui dasar hukumnya, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal memilih makanan dan minuman yang sesuai dengan syariat Islam.


8. Kesimpulannya, apa yang harus diperhatikan agar ikan mas tetap halal dimakan?
Pastikan ikan mas diperoleh dari sumber yang halal, diolah tanpa bahan haram, dalam kondisi segar, dan tidak tercemar bahan berbahaya. Dengan begitu, kehalalannya tetap terjaga sesuai ajaran Islam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.