VIRAL Begini Kronologi Hilangnya HP Penumpang Garuda di Penerbangan Melbourne, Diambil Kru?

AKURAT.CO Media sosial tengah dihebohkan dengan kasus hilangnya HP penumpang Garuda saat melakukan penerbangan dari Jakarta menuju Melbourne pada Jumat (6/6/2025) lalu.
Kasus ini pertama kali diungkap oleh korban, Michael Tjendara, melalui akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahannya, Michael menceritakan bahwa ia baru saja kehilangan HP-nya saat melakukan penerbangan udara menggunakan Garuda Indonesia GA716 pada Jumat (6/6/2025) lalu.
Baca Juga: Garuda Indonesia Bukukan Ketepatan Waktu 96,4 Persen pada Penerbangan Haji 2025
Berdasarkan penuturan Michael, ia meyakini bahwa ponsel miliknya semula disimpan di kantong kursi penumpang di depannya.
Namun, saat terbangun dari istirahat selama penerbangan, perangkat tersebut sudah tidak berada di tempat, tanpa ada tanda-tanda jatuh atau tergelincir.
Menyadari kehilangan tersebut, Michael segera menghubungi kru kabin Garuda Indonesia yang bertugas saat itu.
Sayangnya, karena proses deboarding sedang berlangsung, para petugas tidak dapat menghentikan aliran penumpang untuk melakukan pencarian langsung. Upaya penelusuran awal pun tidak membuahkan hasil, dan ponsel masih belum ditemukan di dalam kabin.
Tidak tinggal diam, Michael mengaktifkan fitur pelacakan “Find My iPhone”.
Dari data yang terekam, antara pukul 11.26 hingga 11.48 waktu setempat, perangkat tersebut terdeteksi masih berada di sekitar Terminal 2 dan area kedatangan Bandara Melbourne.
Ia kemudian melaporkan insiden kehilangan tersebut kepada pihak lost and found Garuda Indonesia yang beroperasi di Melbourne.
Namun, pencarian tak berhenti di sana. Melalui pelacakan lanjutan, Michael menemukan bahwa lokasi ponsel bergeser kali ini berpindah ke Hotel Mercure Southbank, tepatnya di kawasan 9 Riverside Quay, Southbank.
Ia pun mendatangi hotel tersebut untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Setibanya di lokasi, Michael langsung menuju meja resepsionis dan menyampaikan kronologi kejadian secara rinci.
Seorang staf perempuan yang bertugas saat itu mengonfirmasi bahwa satu-satunya pihak yang melakukan check-in pada waktu tersebut adalah kru dari penerbangan Garuda GA716.
Michael pun dibantu oleh pihak Garuda Melbourne untuk melakukan pencarian HP-nya tersebut.
Namun, pencarian yang dilakukan masih belum membuahkan hasil.
Pada 14.46 waktu setempat, HP tersebut masih berada di dalam hotel dari pantauan menggunakan aplikasi pelacak HP.
Sekitar pukul 16.00, kru pesawat Garuda mulai meninggalkan hotel dan HP tersebut berpindah posisi ke pinggir Sungai Yarra.
Tanggapan Resmi dari Garuda Indonesia
Menanggapi viralnya insiden ini, pihak Garuda Indonesia melalui manajemennya telah memberikan keterangan resmi.
Mereka menyatakan telah menerima laporan dari penumpang dan sedang melakukan investigasi internal secara menyeluruh.
"Hal ini termasuk dengan melakukan identifikasi kronologis kejadian terhadap awak kabin yang bertugas," kata Ade dalam keterangannya, dikutip pada Selasa (10/6/2025).
Tak hanya itu, pihak maskapai juga melakukan pembebasantugas untuk kelancaran investigasi.
"Demi kelancaran proses investigasi, seluruh awak kabin yang bertugas telah dibebastugaskan untuk sementara waktu dari tugas penerbangan," jelasnya.
Garuda Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan keamanan dan kenyamanan penumpang, termasuk dalam hal menjaga barang bawaan.
Pihak maskapai berjanji akan memberikan informasi terkini mengenai perkembangan investigasi ini kepada publik.
Baca Juga: DPR Minta Maskapai Penerbangan Beri Layanan Terbaik untuk Jemaah Haji Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









