Akurat

Kerusuhan Pecah di Lapas Narkotika Muara Beliti, Begini Kronologinya!

Rahmat Ghafur | 8 Mei 2025, 17:55 WIB
Kerusuhan Pecah di Lapas Narkotika Muara Beliti, Begini Kronologinya!

AKURAT.CO Kerusuhan Pecah di Lapas Narkotika Muara Beliti di Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan, pada Kamis (8/5/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kerusuhan di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti berawal dari razia ponsel yang dilakukan petugas pada Rabu malam (7/5/2025).

Kepala lapas, Ronald Heru Praptama, menjelaskan bahwa sekitar pukul 19.00 WIB, tim menemukan 54 unit handphone milik warga binaan di Blok Bangau.

Baca Juga: HEBOH Lapas Narkoba Muara Beliti Dilanda Kerusuhan, Diduga Gegara Razia Hp!

Keesokan paginya, setelah apel pukul 08.00 WIB, razia kembali dilakukan karena masih ada indikasi keberadaan ponsel lain.

Petugas menyisir empat kamar di Blok Bangau, lalu melanjutkan ke Blok Angsa.

Saat itulah situasi mulai memanas dan berujung pada kericuhan.

Akibatnya, razia dihentikan dan petugas segera mengecek kondisi Blok Bangau.

Sementara itu, Abdul Somad, seorang ustaz yang sedang berada di lapas untuk mengisi kegiatan keagamaan, mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab keributan.

Ia mengatakan sempat tertahan di dalam selama sekitar 30 menit, namun dalam kondisi aman.

“Belum sempat mulai ceramah, tiba-tiba ada keributan dan asap masuk ke dalam,” jelasnya.

Untuk menangani situasi, aparat gabungan dari Batalyon Pelopor B Petanang, Polres Musi Rawas, dan Polres Lubuk Linggau langsung diterjunkan.

Baca Juga: PPG Guru Tertentu 2025 Dibuka: Ini Cara Cek Pemanggilan, Syarat Lapor Diri Online, dan Jadwalnya

Ratusan personel Polri dan TNI disiagakan. Kendaraan taktis Brimob, water cannon, dan beberapa ambulans juga hadir di lokasi.

Kerusuhan berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.00 WIB setelah gas air mata dilepaskan untuk mengurai massa di dalam lapas.

Hingga pukul 12.00 WIB, proses pengamanan dan sterilisasi oleh petugas gabungan masih berlangsung, dan belum ada pernyataan resmi dari pihak lapas maupun kepolisian terkait insiden tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D