Akurat

Agama dan Profil Ika Natassa: Penulis Terkenal yang Viral di X Usai Bertikai dengan Oknum ASN

Kosim Rahman | 5 April 2025, 12:18 WIB
Agama dan Profil Ika Natassa: Penulis Terkenal yang Viral di X Usai Bertikai dengan Oknum ASN

AKURAT.CO Inilah agama dan profil Ika Natassa, penulis terkenal yang namanya kembali jadi sorotan di media sosial X.

Nama Ika Natassa kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia mengalami pelecehan verbal oleh seorang ASN.

Insiden ini membuat penulis terkenal tersebut ramai dibicarakan netizen, terutama setelah ia melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, yang memicu solidaritas besar, terutama dari kalangan perempuan.

Kejadian ini tak hanya menyoroti pelaku, tetapi juga memperlihatkan Ika sebagai sosok yang tegas dan vokal.

Baca Juga: Profil Agus Sutomo, Mantan Danjen Kopassus yang Kini Memimpin PT Agrinas Palma Nusantara

Setelah peristiwa tersebut viral di media sosial X, banyak orang yang mulai tertarik untuk mengenal lebih jauh tentang Ika Natassa: siapa dirinya, latar belakang pendidikan, perjalanan karier, serta kehidupan pribadi dan agamanya.

Maka dari itu, artikel ini akan memberikan informasi lengkap tentang profil dan biodata Ika Natassa, penulis novel-novel bestseller Indonesia.

Profil dan Biodata Ika Natassa

  • Nama Lengkap: Ika Natassa

  • Tanggal Lahir: 25 Desember 1977

  • Tempat Lahir: Medan, Sumatera Utara

  • Usia: 47 tahun (per April 2025)

  • Agama: Islam

  • Kebangsaan: Indonesia

  • Bahasa yang Dikuasai: Indonesia, Inggris

Pendidikan

  • SMA: Stanton High School, Iowa, Amerika Serikat (1995–1996)

  • Perguruan Tinggi: Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatera Utara (lulus 2000)

Karier Perbankan

  • Bank Mandiri (2002–sekarang)

  • Jabatan Terakhir: Senior Manager

  • Penghargaan: Best Employee, The Best Change Agent

Karier Penulisan

  • Debut Penulisan: A Very Yuppy Wedding (2007)

  • Pendiri LitBox (2013), sebuah startup literasi untuk penulis baru dan pembaca buku berkualitas

Karya Terkenal

  • Divortiare

  • Twivortiare

  • Critical Eleven

  • The Architecture of Love

  • Antologi Rasa

  • Heartbreak Motel

  • Satine

Adaptasi Film

  • Critical Eleven

  • Twivortiare

  • Antologi Rasa

Penghargaan dan Nominasi

  • Nominasi Penulis Muda Berbakat – Kusala Sastra Khatulistiwa (2008)

  • Woman Icon Award – The Marketeers (2010)

Novel Terbaru dan Perjalanan Pribadi

Baca Juga: Intip Profil Hery Gunardi dan Perjalanan Karier Direktur Utama BRI yang Baru

Pada Januari 2025, Ika merilis novel terbarunya Satine, yang mengangkat tema kesepian dengan narasi yang mendalam dan emosional.

Novel ke-11 ini kembali membuktikan produktivitas Ika sebagai salah satu penulis paling relevan di Indonesia.

Di balik kesuksesannya, Ika dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan sederhana.

Ia pernah bercita-cita menjadi diplomat karena keinginan untuk menjelajahi dunia, namun akhirnya memilih jalur menulis dan perbankan yang ia jalani dengan sukses.

Mengenai kehidupan pribadi, Ika sangat menjaga privasinya, namun diketahui ia sangat mencintai literasi dan aktif mendorong minat baca melalui berbagai kanal sosial. Ika Natassa memeluk agama Islam.

Viral Karena Ujaran Kebencian ASN

Kasus ini bermula dari unggahan Ika Natassa di media sosial X, di mana ia memuji pasangan yang berani menikah meski dalam kondisi ekonomi sulit.

Namun, unggahan tersebut justru mendapat komentar kasar dari akun @Dragladiator. Pemilik akun ini, yang kemudian diketahui bernama Wirdan Rafi, seorang ASN di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Lampung Barat, menyebut Ika sebagai "mandul dan sebatang kara", yang langsung memicu kemarahan netizen.

Banyak yang menilai komentar tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap perempuan, terlebih karena datang dari seorang pegawai negeri.

Baca Juga: Inilah Profil Arief Budiman dan Stefanus Ade, Direktur INA yang Ditarik Jadi Pengurus Danantara

Ika pun tidak tinggal diam dan melaporkan perbuatan tersebut kepada Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus.

Kasus ini dengan cepat menjadi viral, dan sejumlah perempuan yang merasa pernah diperlakukan serupa oleh Wirdan atau kelompoknya turut memberikan dukungan kepada Ika.

Mereka menganggap langkah hukum Ika sebagai pembelaan terhadap martabat perempuan.

Respon Pelaku dan Dukungan Publik untuk Ika

Setelah kasusnya viral, Wirdan Rafi muncul di media sosial untuk meminta maaf, mengaku khilaf, dan berjanji akan menghapus komentar yang telah dipostingnya.

Ia bahkan mencoba meminta maaf secara virtual lewat Zoom, namun permintaan tersebut mendapat tanggapan sinis dari Ika.

Keberanian Ika melawan ujaran kebencian mendapat banyak pujian, terutama dari perempuan yang mengapresiasi sikap tegasnya.

Banyak netizen mengucapkan terima kasih kepada Ika karena telah menyuarakan tentang kekerasan verbal yang sering dianggap remeh.

Berbagai tagar dukungan muncul di linimasa, dan nama Ika pun menjadi trending. Keberanian Ika dianggap mencerminkan integritas dan sikap tegas yang jarang dimiliki oleh publik figur, menjadikannya bukan hanya penulis berbakat, tetapi juga perempuan kuat yang tidak tinggal diam saat mendapat perlakuan tidak adil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.