Presenter TV Donny De Keizer Minta Maaf Usai Sebut Timnas Indonesia dengan 'Garuda Bule'

AKURAT.CO Presenter Nusantara TV, Donny de Keizer, menjadi sorotan publik setelah membuat pernyataan kontroversial mengenai Timnas Indonesia.
Mereka menilai pernyataan tersebut tidak menghormati perjuangan para pemain naturalisasi yang telah berjuang untuk membela negara.
Padahal, pemain seperti Thom Haye dan Mees Hilgers bukanlah bule, mereka memiliki orangtua atau kakek-nenek yang berasal dari Indonesia, sehingga darah Indonesia mengalir dalam diri mereka.
Menyadari kesalahannya, Donny De Keizer akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Melalui akun media sosial @officialnusantaratv, Donny de Keizer mengakui bahwa pernyataannya tidak tepat dan meminta maaf atas ucapan tersebut.
"Ya pemirsa sehubungan dengan diskusi kita mengenai persiapan timnas menghadapi Bahrain, saya ingin menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf," kata Donny dalam video yang diunggah di akun Instagram @officialnusantaratv dikutip pada Kamis (10/10/2024).
Donny De Keizer juga menjelaskan bahwa penggunaan istilah "Garuda Bule" tersebut murni kesalahan dan tidak ada maksud lain di baliknya. Ia berharap masyarakat dapat memaafkan kesalahannya.
"Atas penggunaan istilah Garuda Bule yang Senin lalu sempat saya gunakan dalam dialog NTV Prime dengan narasumber Anton Sanjoyo dan Binder Singh, pemirsa frasa yang saya gunakan itu untuk bertanya tentang timnas yang berpeluang diisi semua pemain naturalisasi, jadi tidak ada maksud sama sekali untuk merendahkan, menghina, apalagi terkait dengan rasisme," kata Donny dalam klarifikasinya.
Baca Juga: Ichsanudin Noorsy Kritisi BUMN Dimanfaatkan untuk Sepak Bola
Terakhir, ia menegaskan bahwa perusahaannya selalu berkomitmen untuk mendukung upaya Timnas Indonesia dalam mencapai kesuksesan di level internasional.
"Sejauh ini, NTV telah memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia dalam usaha mereka untuk berprestasi di panggung dunia," ujarnya.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Kekalahan 10 Gol Timnas Indonesia Atas Bahrain Sudah Jadi Masa Lalu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 6Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta









