Akurat

VIRAL Daftar 11 Lulusan Calon Taruna Akpol Polda NTT Jadi Sorotan Netizen, Hampir Tidak Ada Putra Daerah!

Putri Chandra | 8 Juli 2024, 14:51 WIB
VIRAL Daftar 11 Lulusan Calon Taruna Akpol Polda NTT Jadi Sorotan Netizen, Hampir Tidak Ada Putra Daerah!

AKURAT.CO Baru-baru ini, media sosial kembali dibuat ramai dengan hasil daftar lulusan calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang dinyatakan lolos dari Nusa Tenggara Timur menuai kontroversi.

Pasalnya, dari kesebelas lulusan calon taruna Akpol di NTT diketahui tidak ada warga NTT asali di antara mereka, yang membuat masyarakat kecewa.

Daftar nama lulusan calon taruna Akpol Polda NTT tersebut menjadi sorotan netizen lantaran dianggap mayoritas bukan putra asli NTT, melainkan disebut bermarga Batak.

Dikutip dari akun X @bobby_risakotta, Senin (8/7/2024), ternyata dari 11 calon siswa (casis) taruna Akpol asal NTT, hanya ada satu orang yang lulus.

Baca Juga: OJK Tuntaskan Penyidikan Tindak Pidana Perbankan di BPD NTT

"Yang lagi viral di NTT, dari 11 calon siswa Taruna Akpol asal NTT, hanya 1 orang yang merupakan Putra Daerah (No. 4), sisanya.." cuitnya.

Akibat dari hasil daftar lulusan calon taruna Akpol di NTT tersebut, masyarakat banyak yang protes hingga menyebut NTT yang tadinya singkatan dari Nusa Tenggara Timur menjadi Nusa Tempat Titip.

Terlihat bahwa ada 11 casis Akpol dari Polda NTT yang telah dinyatakan lulus ujian akan diusulkan untuk dikirim ke Mabes Polri.

Netizen langsung menyoroti nama-nama tersebut karena sebagian besar orang dianggap bermarga Batak, dibandingkan dengan Putra Daerah asli NTT.

Baca Juga: Gandeng Du Anyam, SMESCO Luncurkan Peta Jalan Bagi UMKM NTT

Daftar 11 Calon Taruna Akpol di NTT

1. Yudhina Nasywa Olivia (Wanita)

2. Arvid Theodore Situmeang

3. Reynold Arjuna Hutabarian

4. Mario Christian Bernalo Tafui

5. Bintang Lijaya

6. Ketut Arya Adityanatha

7. Brian Lee Sebastian Manurung

8. Timothy Abisai Silitonga

9. Muhammad Rizq Sanika Marzuki

10. Madison Juan Raphael Karna Silalahi

11. Lucky Nuralamsyah

Tidak adanya keadilan sosial dalam kelulusan calon taruna Akpol juga menjadi perhatian Ombudsman RI Perwakilan NTT yang ikut menanggapi kasus tersebut.

"Ini bukan soal anak-anak NTT mampu atau tidak mampu bersaing, tetapi lebih kepada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, hal yang sering diucap Presiden Jokowi untuk membandingkan wilayah Barat dan Timur," ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton.

Itulah penjelasan lengkap dari kasus yang viral di media sosial, akibat protes masyarakat yang menganggap tidak ada keadilan dalam daftar lulusan calon taruna Akpol di NTT.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.