Akurat

Jelang Halloween Pemerintah Jepang Larang Kumpul-Kumpul Di Shibuya

Muhtar S. Syihabuddin | 23 Oktober 2023, 13:57 WIB
Jelang Halloween Pemerintah Jepang Larang Kumpul-Kumpul Di Shibuya

AKURAT.CO Halloween merupakan singkatan dari All Hallows Evening yang berarti malam hari semua orang kudus. Perayaan Halloween biasanya diadakan satu hari sebelum hari suci Kristen, yakni setiap tanggal 31 Oktober. Saat hari Halloween setiap orang akan pergi keluar di malam hari dengan memakai kostum dan aksesori bernuansa seram. 

Malam perayaan Halloween juga bertepatan dengan dimulainya musim dingin. Dan beberapa orang yang merayakan Halloween percaya bahwa pada malam tanggal 31 Oktober merupakan waktu dimana para arwah orang yang telah tiada akan kembali ke rumah mereka. 

Pada malam perayaan tersebut dipercaya banyak roh jahat yang kembali turun ke bumi guna mengganggu bangsa Celtic. Karena itu beberapa dari mereka yang merayakan Halloween akan menyalakan api unggun yang besar, serta menggunakan kostum yang menyeramkan. 

Halloween tidak hanya dirayakan di Amerika Serikat saja. Beberapa negara dari berbagai dunia, seperti Chili, Australia, Filipina, Selandia Baru dan Jepang juga biasa merayakan perayaan tersebut.

Baca Juga: Tragedi Halloween Itaewon Dikemas Apik Dalam Serial Dokumenter Crush: Overcrowded Overwhelmed

Saat malam perayaan Halloween beberapa penduduk Jepang akan memenuhi jalanan di sekitar sebuah persimpangan. Lokasi tersebut dinamakan Shibuya Crossing atau biasa disebut juga dengan persimpangan Shibuya. Persimpangan Shibuya merupakan salah satu persimpangan tersibuk di dunia, dengan lima penyebrangan yang melintasi 10 jalur lalu lintas mobil dan bus. 

Namun tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sebab pemerintah setempat menginginkan persimpangan Shibuya menjadi salah satu tempat yang paling aman. Karena itu mereka mengimbau para penduduk Jepang agar tidak merayakan Halloween di lokasi itu. 

Pemimpin Kota Shibuya, yang juga satu distrik dengan pemerintahan Tokyo, telah mengeluarkan permintaan resmi kepada para wisatawan domestik maupun asing untuk menjaga keamanan dan tidak merayakan Halloween di wilayah tersebut mulai dari tanggal 27 hingga 31 Oktober. 

Baca Juga: Seram tapi Unik! 5 Inspirasi Busana Kuburan Band untuk Halloween

Selama periode lima hari menjelang perayaan Halloween, pemerintah setempat akan melarang kegiatan minum-minum di jalanan sekitar Shibuya mulai dari jam 6 sore hingga jam 5 pagi.

Pertokoan yang menjual minuman keras juga telah diimbau agar tidak menjual minuman alkohol selama rentang waktu tersebut. Di lokasi itu juga akan dikerahkan polisi dan petugas keamanan tambahan. 

Jepang juga baru sepenuhnya kembali membuka perbatasan untuk para wisatawan pada musim gugur tahun 2022. Karena itu pemerintah kota khawatir akan banyaknya pengunjung yang ingin merayakan Halloween di Tokyo dibandingkan sebelum pandemi. 

Dan mengingat kembali tragedi perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan, yang memakan banyak korban tahun lalu. Dalam tragedi itu, 156 orang tewas di lokasi, pada Halloween 2022 lalu kerumunan orang yang merayakan Halloween memadati jalanan yang sempit itu. Karena itu pemimpin kota Shibuya mengambil beberapa tindakan tegas guna mencegah terjadinya situasi serupa. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.