Akurat Logo

Kedit Bank Tumbuh 13,26 Persen, OJK: UMKM Masih Tertinggal dari Korporasi

Esha Tri Wahyuni | 6 November 2026, 09:50 WIB
Kedit Bank Tumbuh 13,26 Persen, OJK: UMKM Masih Tertinggal dari Korporasi
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae - AKURAT.CO/Esha Tri Wahyuni

AKURAT.CO Penyaluran kredit perbankan Indonesia masih mencatatkan pertumbuhan dua digit hingga September 2026. Namun, pertumbuhan pembiayaan tersebut masih didominasi segmen korporasi, sementara penyaluran kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) belum menunjukkan akselerasi yang signifikan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan tumbuh 13,26% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada September 2026. Angka tersebut sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan pada Agustus 2026 yang mencapai 13,65% yoy.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, berdasarkan jenis penggunaannya, kredit investasi mencatatkan pertumbuhan paling tinggi, yakni sebesar 23,22% yoy.

Baca Juga: OJK Siapkan Langkah Jaga Pasar Modal di Tengah Tekanan Global

Sementara itu, kredit modal kerja tumbuh 11,89% yoy dan kredit konsumsi meningkat 4,86% yoy.

“Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tertinggi sebesar 23,22%, diikuti kredit modal kerja 11,89 persern, sedangkan kredit konsumsi tumbuh 4,86 persen,” ujar Dian dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, dikutip dariYouTube OJK, Jumat (6/11/2026).

Dari sisi kategori debitur, pertumbuhan kredit paling tinggi tercatat pada segmen korporasi sebesar 21,31% yoy. Capaian tersebut menunjukkan penyaluran pembiayaan kepada perusahaan masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan kredit perbankan.

Di sisi lain, penyaluran kredit kepada UMKM mulai menunjukkan perbaikan. OJK mencatat pertumbuhan kredit UMKM mencapai 2,68% yoy pada September 2026, meningkat dibandingkan posisi Agustus 2026 sebesar 2,32% yoy.

Baca Juga: OJK Buka Suara soal MNC Bank, Nasabah Diminta Tak Terpancing Rumor

Meski mengalami peningkatan, pertumbuhan kredit UMKM masih jauh di bawah kredit korporasi. Kondisi ini memperlihatkan adanya perbedaan laju penyaluran pembiayaan antara segmen perusahaan besar dan pelaku usaha skala kecil hingga menengah.

Berdasarkan kelompok kepemilikan bank, kredit yang disalurkan bank umum swasta domestik tumbuh 16,98% yoy. Sementara itu, kredit dari bank BUMN tercatat tumbuh 14,78% yoy pada September 2026.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.